Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Bawa Okerbaya, Pemuda Tempursari Ditangkap Polisi

Lumajang, Motim - Rekhi Milky Antonius (29), warga Dusun/Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, dibekuk unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang di jalan Karangmenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, sekira 14.10 WIB, karena dicurigai sebagai pengguna dan pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) jenis pil warna putih berlogo Y.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito
“Barang Buktinya berupa sebuah tas kresek di dalamnya terdapat 10 buah plastik klip masing-masing berisi 10 butir pil warna putih berlogo Y dan sebuah plastik klip berisi 5 butir pil juga berlogo Y,” kata Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito.

Untuk mempermudah proses sidik lebih lanjut, unit Opsnal terus membawa Rekhi Milky Antonius berikut BB menuju ke Polres Lumajang. “Pemuda yang diketahui masih bujangan ini mengaku salah karena bermain Okerbaya tanpa keahlian dari pihak berwenang,” ujarnya.

Pelaku sudah ditahan di rumah tahanan Polres Lumajang. Pasal yang disangkakan adalah pasal 197 sub 196 UURI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Kasus ini kata Kasat Resnarkoba terus dikembangkan,” tegasnya.(cho)

Dalam Sehari Ada 2 Peristiwa Kebakaran

Lumajang, Motim - Dalam sehari ada 2 peristiwa kebakaran di Lumajang, Jumat (22/2). Kebakaran itu terjadi di jam dan waktu yang berbeda. Satu kebakaran terjadi di rumah warga dan satu lagi kebakaran terjadi di pabrik kayu.
Kebakaran rumah warga
Kebakaran rumah warga
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan jika kebakaran pertama terjadi di Dusun Krajan, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun. Kebakaran itu terjadi di rumah warga, milik Didik Hermanto.

Peristiwa itu terjadi jelang waktu sholat shubuh. Api muncul dari kompor yang masih menyala. “Api berasal dari kompor saat memasak air,” kata Pelaksana Teknis Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur.

Sesaat kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam pun melakukan upaya segera mematikan api itu. Di lokasi ada juga petugas BPBD serta koramil dan polsek setempat yang ikut membantu. “Warga setempat juga ikut membantu,” jelasnya.

Kemudian kebakaran lainnya terjadi pada sore hari. Sebuah pabrik kayu terbakar. Tepatnya di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh. “Kebakaran lagi terjadi di sore hari,” kata Wawan pada Memo Timur.

Petugas pemadam dibantu yang lainnya sudah berada di lokasi. Hingga berita ini dinaikkan, proses pemadaman masih berlangsung. “Petugas masih di sana untuk memadamkan,” pungkasnya. (fit)

Kapolres-Bupati Cek Kesiapan Satgas Keamanan Desa

Lumajang, Motim - Bupati Thoriqul Haq dan Kapolres AKBP M. Arsal Sahban, serta Dandim Letkol Inf. Ahmad Fauzi melakukan patroli bersama dengan jajaran, Kamis (12/2) malam. Selain menyusuri jalan yang dinilai rawan, keduanya juga menemui Satuan Petugas (Satgas) Keamanan Desa.
Kapolres dan bupati menemui Satgas Keamanan Desa
Kapolres dan bupati menemui Satgas Keamanan Desa
Mereka melakukan patroli dengan mengendarai motor trail. Salah satu satgas yang ditemui adalah di Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang. Untuk memastikan kesiapan mereka dalam membantu kemanan di desa.

Di sana, bupati menyampaikan, dengan adanya satgas ini, dapat menciptakan dan meningkatkan keamanan desa. Thoriq juga ingin agar masing-masing koramil maupun polsek memberikan bekal bela diri kepada anggota satgas.

“Kami ingin bekerja keras untuk selalu bersama-sama dalam meningkatkan keamanan dan membangun Lumajang. Jalan-jalan yang dilewati oleh begal maupun pencurian sapi harus diidentifikasi,” katanya.

Kapolres AKBP M. Arsal Sahban menjelaskan, bahwa tujuan dari satgas ini untuk membantu menjaga keamanan desa. Sehingga siskamling harus tetap dibangun dengan sistem dan budaya kerja yang baik.

Satgas ini juga harus hadir dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Agar mereka lebih dikenal oleh masyarakat. “Kapolsek dan danramil harus mengajak satgas serta menyalurkan ilmunya dalam menciptakan keamanan di desanya,” ujarnya.

Sementara Dandim Letkol Inf. Ahmad Fauzi berpesan kepada satgas ini, agar dapat mengikuti protab-protab yang sudah ada. Diantaranya terkait dengan bunyi kentongan. “Jaga kekompakan masyarakat yang berada di desa, karena dengan kuatnya kekompakan, maka para pelaku akan berfikir apabila ingin melakukan tindak kejahatan,” jelasnya. (fit)

Bupati: Pelayanan Kesehatan Harus Berikan Kepuasan pada Masyarakat

Lumajang, Motim - Bupati Thoriqul Haq menyampaikan jika pelayanan kepada masyarakat harus didasarkan pada kepuasan masyarakat. Bukan berdasarkan ukuran capaian kita sebagai pelayan masyarakat. Karena soal kesehatan menjadi program prioritas Lumajang.
Bupati saat mengunjungi Puskesmas Rogotrunan
Bupati saat mengunjungi Puskesmas Rogotrunan
Hal itu disampaikan bupati saat mengunjungi Puskesmas Rogotrunan, Kecamatan Lumajang. Ia menegaskan puskesmas diharapkan mampu proaktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat.

“Sedini mungkin kita menyikapi dengan segala kondisi yang ada di Lumajang, Saya senang kalau puskesmas-puskesmas proaktif turun ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar pelayanan kesehatan harus dilakukan dengan maksimal. Hal itu bisa dimulai dari hal–hal sederhana. Seperti membiasakan puskesmas tetap bersih dan rapi. Termasuk memberikan senyuman saat melayani masyarakat atau pasien.

“Sekedar bagaimana tutur bahasa kita kepada pasien, etika kepada pasien, harus dilakukan dengan baik, dengan begitu masyarakat akan merasa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Thoriq menyadari bahwa tidak semua puskesmas memiliki fasilitas pelayanan kesehatan memadai. Namun Ia meminta agar pelayan kesehatan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Pelayanan kesehatan itu sensitif sekali, orang sakit itu tidak sabar, maunya cepat sembuh, tapi memang bahwa perform kita dalam melakukan pelayanan kesehatan, dengan segala dinamika dan kondisi, kita harus memberikan pelayanan maksimal,” pungkasnya. (fit)

16 Ribu Kotak Suara Selesai Dirakit

Lumajang, Motim - Proses perakitan kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Lumajang telah rampung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak membutuhkan waktu lama untuk merakit kotak suara berbahan karton itu.
Kotak suara sudah dirakit
Kotak suara sudah dirakit
Dari pantaun Memo Timur, semua kotak suara itu tersusun rapi di gudang logistik KPU yang berada di Jl. Panjaitan. Semua kotak suara itu ditata sesuai dengan 5 jenis pemilihan. Yakni untuk Pemilihan Presiden, DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten.

Untuk di Lumajang, total kebutuhan mencapai 16.405 kotak suara. Jumlah tersebut akan didistribusikan ke 3.281 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Di dalam kotak itu, juga sudah diisi peralatan untuk pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah menyampaikan, proses perakitan kotak suara ini mulai dilakukan pada Senin (11/2). Butuh waktu seminggu untuk merakit semua kotak suara yang ada. “Seminggu sudah selesai,” katanya pada Memo Timur.

Kemudian, dalam proses perakitan ini pihaknya melibatkan 15 tenaga lepas. Sehingga proses perakitan bisa cepat diselesaikan. Dalam seminggu tersebut, 1 orang diasumsikan bisa menyelesaikan seribu sampai dengan dua ribu kotak.

“Dalam satu jam saja pekerja bisa merakit 150-an kotak sehingga dengan mengerahkan tenaga itu bisa selesai dengan cepat,” terang Siti Mudawiyah.

Sementara saat ini, surat suara sudah mulai datang di gudang yang sama. Pengiriman surat suara dilakukan secara bertahap. Saat ini surat suara yang sudah diterima KPU adalah untuk pemilihan DPR-RI daerah pilih Jember-Lumajang. (fit)

Tim Cobra Tangkap Pelaku Begal Sadis

Lumajang, Motim - Setelah diburu hampir satu bulan lamanya, salah satu pelaku begal sadis yang tak segan-segan melukai korbannya, apabila barang yang dimintanya tak segera diberikan berhasil ditangkap oleh Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang pada Kamis (21/2), sore di salah satu rumah kontrakannya di Bali.
Kasat Reskrim Polres Lumajang
Kasat Reskrim Polres Lumajang
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan. Saat ini, Tim Cobra dalam perjalanan pulang dari Bali ke Polres Lumajang. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada salah satu kakinya, karena menyerang anggota dan berusaha kabur.

“Proses penangkapan terhadap pelaku begal sadis tersebut, Tim Cobra Polres Lumajang dibantu oleh Resmob Sat Reskrim Polres Bali. Karena keselamatan anggota terancam, tindakan tegas terukur pun diambil,” ungkapnya.

Kasat Reskrim juga menjelaskan, pihaknya sengaja merahasiakan identitas pelaku untuk keperluan pengembangan kasusnya, sehingga pelaku yang lain bisa tergaet dengan mudah. “Kalau namanya disebut di media, dipastikan temannya kabur semua nanti,” ungkapnya.

Masih menurut Kasat Reskrim, terakhir pelaku begal ini beraksi di wilayah kota. Begitu mendapat laporan dari korban, Tim Cobra langsung melakukan proses penyelidikan diperoleh petunjuk pelakunya adalah bersangkutan.

Tetapi, saat digerebek di rumahnya bersangkutan tidak ada. Tim Cobra tidak putus asa, terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Kemarin lusa, Tim Cobra memperoleh informasi jika pelaku yang tengah dicari berada di Bali.

“Kami berkoordinasi dengan Resmob Sat Reskrim Bali. Alhamdulillah, pelaku berhasil ditangkap. Sekarang Tim Cobra perjalanan menuju Lumajang,” pungkasnya.(cho)