Memo Timur Lumajang » Jujur Cerdas Berani
Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak Pesan

Hots News

Lumajang Dinilai Peduli Terhadap Hak Asasi Manusia

Terbaru

Indeks

11 Desember 2017

Pungutan di Portal Pasir Jugosari Salahi Aturan, Bisa Ditindak ke Ranah Hukum

Lumajang, Motim - Aksi protes warga Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro soal pungutan di portal pasir di desa setempat, nampaknya akan berbuntut panjang. Seperti diketahui, pungutan yang dilakukan tidak dibenarkan dan melanggar aturan.
ahmad taufik hidayat, SH., M.Hum

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Lumajang, Ahmad Taufik Hidayat, SH., M.Hum, semua pungutan atau retribusi di desa harus diatur dalam Peraturan Desa (Perdes). “Karena hasilnya akan masuk di APBDes,” katanya, Senin (11/12).

Sementara di Jugosari pungutan di portal pasir, dilakukan tanpa landasan hukum. Ditambah lagi, kata Taufik, tidak dibenarkan ada pungutan dari tambang pasir oleh pihak desa. Karena semua pajak atau retribusinya sudah masuk ke kabupaten.

“Karena kewenangannya tidak di desa, hanya di kabupaten,” tegasnya pada sejumlah wartawan.

Bahkan, pihaknya sudah menghapus semua Perdes soal pungutan portal pasir dan tidak boleh ada lagi pungutan itu. “Karena dobel pungutan. Serta sudah ada bagi hasil dari kabupaten,” ucap Taufik saat ditemui di ruangannya.

Selanjutnya, untuk menindaklanjuti kasus pungutan portal pasir di Jugosari, pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan. Tentunya dengan melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kita akan mencari solusi bersama dengan pihak desa, Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Satpol PP, Bagian Ekonomi, dan yang terkait lainnya” ungkapnya.

Taufik menambahkan, jika yang dilakukan itu sudah ada unsur kriminal, karena dianggap ada kerugian negara maka pihak dari kepolisian yang akan menindaklanjuti ke ranah hukum. “Karena pelakunya juga bukan dari aparatur negara, jadi bukan pungutan liar tapi bisa dikatakan pemerasan,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga berunjuk rasa di depan portal pasir yang terletak di Dusun Kampung Baru. Masyarakat berunjuk rasa curiga jika pengelolaan keuangan portal pasir terjadi penyimpangan.

Masyarakat mempertanyakan jumlah uang yang berhasil dikumpulkan oleh petugas portal selama kurang lebih satu tahun terakhir ini. Selain itu juga untuk menagih janji, karena dulu hasil musyawaroh bersama menghasilkan kesepakatan bahwa hasil penarikan portal akan digunakan untuk perbaikan jalan Desa Jugosari. Kondisi jalan Desa kerusakan sudah parah, tapi kenapa kok tidak segera diperbaiki. (fit)

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top