Janda Kembang Digilir Tiga PemudaMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
17 Desember 2012

Janda Kembang Digilir Tiga Pemuda

Posted by on 17 Desember 2012

Lumajang Memo
ilustrasi: www.sebarilmu.com
Lumajang, Memo_Sungguh malang nasib yang dialami oleh janda kembang yang satu ini, awalnya ia minta antar kesalah satu toko di pasar Klakah malah digilir 3 pemuda. Korban bernama YYK (20), warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah. Peristiwa tergolong bejat ini,  terjadi pada Rabu malam Kamis (28/11) sekitar pukul 21.00 Win di kawasan  Ranupakis Klakah.
Keterangan yang berhasil dihimpun Memo menjelaskan,  malam itu korban menghubungi salah satu temannya bernama IMM(17), warga Desa Sumber Petung, Kecamatan Ranuyoso, saat itu korban hendak minta antar berbelanja di salah satu toko di Klakah. Karena sudah kenal baik, bahkan seperti layaknya saudara, mendapat telepon seperti itu IMM langsung menuju kerumah korban dengan mengendarai sepeda motor  miliknya.
Tiba di halaman rumah korban, ia terus menaruh sepeda motornya dan kemudian menghampiri korban yang sejak tadi sudah menunggu diteras rumahnya bersama kedua orang tuanya. Tak lama kemudian, ia berpamitan kalau hendak mengantar korban berbelanja di Pasar Klakah.
Sejam kemudian, usai berbelanja keduanya tidak langsung pulang kerumah korban, melainkan  keduanya terus keliling dari taman bunga yang satu berpindah ketaman bunga yang lain layaknya seperti pasangan kekasih yang baru jadian. Setelah berpindah ke taman bunga yang terakhir, ia bersama korban bertemu dengan 6 pemuda yang tak lain adalah teman pelaku. Disana, ia bersama korban dan keenam teman yang lain langsung ngobrol.
Entah setan mana yang sudah merasuk kedalam pikirannya IMM bersama teman-temannya. Tiba – tiba mengajak korban ke Ranupakis. Yakin tidak akan terjadi apa – apa terhadap dirinya, korban langsung mengiyakan ajakan IMM  bersama temannya yang lain. IMM bersama korban terus naik keatas sepeda motornya dan kemudian pergi menuju ke Ranupakis, kemudian beberapa teman IMM langsung membuntuti dibelakanganya.
Sampai di Ranupakis, IMM bersama YYK duduk asik di tepi ranu sedang ke enam teman yang lain duduk disebelahnya. Tanpa di sadari saat YYK asik duduk bersama IMM ketiga pelaku bernama HR (17), RHM (17) dan AVN (17) yang ketiganya warga Desa Sumber Petung, Kecamatan Ranuyoso, langsung mendekati korban dan langsung menciumi leher, dan tubuh korban saling bergantian. Sedang IMM bersama teman yang lain hanya bisa diam.
Awalnya, saat dirinya diciumi oleh HR, RHM AVN, ia  sempat berontak bahkan melakukan perlawanan terhadap ketiga pelaku. Namun, karena ia takut terjadi sesuatu yang mengancam  keselamatannya, korban hanya bisa menangis dan pasrah. Satu persatu dari tiga pelaku bergantian menyetubuhi korban.
Usai melampiaskan nafsu bejatnya, ketiga pelaku bersama tiga teman lainnya yang sejak tadi hanya menonton adegan syur langsung pergi meninggalkan korban bersama IMM. Takut hal ini menjadi malapetaka terhadap dirinya, saat itu juga korban langsung diantar pulang ke rumahnya.
Merasa dirinya telah diperkosa oleh ketiga pelaku yang tak lain adalah tetangga IMM, malam itu juga korban langsung menceritakan kejadian yang telah dialami pada kedua orang tuanya. Tidak rela anaknya diperlakukan seperti itu, keesokan harinya korban bersama kedua oarang tuanya juga didampingi kerabatnya mendatangi Mapolsek Klakah untuk melaporkan kejadian yang telah menimpa korban.
Di Polsek Klakah di hadapan petugas, korban menceritakan kronologis sejak dari awal hingga dirinya diperkosa secara bergantian oleh ketiga pelaku. Kapolsek Klakah AKP. Sutopo saat ditemui Memo mengatakan, setelah pihaknya mendengar keterangan dari korban, seketika itu pihaknya langsung melakukan olah TKP.
Hasilnya, ketiga pelaku resmi menjadi tersangka. Bahkan ketika hendak dilakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku, ternyata sudah kabur informasinya kabur keluar kota. Namun, perlu diketahui, bahwa pihaknya akan tetap menangkap ketiga pelaku pemerkosaan tersebut. “Kasus ini sudah diproses sesuai petunjuk Kasatreskrim Polres Lumajang mas, dan pelaku tetap akan di tanmgkap, wong datanya sudah lengkap dimana ia bersembunyi.” Ungkapnya Sutopo.(cw7)

1 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top