Gila...! Istri Ipar Digoyang Hingga Hamil 9 BulanMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
28 August 2015

Gila...! Istri Ipar Digoyang Hingga Hamil 9 Bulan

Posted by on 28 August 2015

Lumajang, Memo_Apa yang dilakukan oleh Edi (36), penjual mainan anak-anak yang tinggal di Dusun Ledok, Desa Pasirian ini benar-benar terlalu. Tak mampu menahan nafsu burahinya, dia tega ‘menggoyang’ Rum (29) istri ipar sendiri hingga hamil. Maklum, Bam (37) suami Rum jarang di rumah karena bekerja di Surabaya.
hubungan incest

Rumah Edi dan Bam memang berdampingan. Kondisi rumah yang sering sepi membuat Edi leluasa keluar masuk rumah Rum. Kepada wartawan, Rum dan Edi blak-blakan mengaku kali pertama keduanya melakukan hubungan badan sekitar sembilan bulan lalu. Setelah itu setiap ada kesempatan diam-diam keduanya selalu ‘goyang morena’.

Kini kondisi Rum sedang hamil tua. Warga sekitar yang sudah lama mencium bau busuk selingkuh keduanya tak bisa berkutik karena tak mendapatkan bukti perselingkuhannya. Baru setelah Bam memulangkan Rum ke rumahnya sendiri di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, warga yakin ada yang tak beres dengan kehamilan Rum.

Terbongkarnya aib keluarga ini adalah saat salah satu warga Pasirian memergoki Edi bersama Rum yang sedang hamil tua boncengan masuk salah satu hotel di Lumajang, Jumat (21/8). Karena curiga, warga menghubungi wartawan dan menunggunya hingga keduanya keluar hotel.

Rum yang dikonfirmasi wartawan di rumahnya, Jumat (21/8) di Karangsari terang-terangan mengatakan jika janin yang dikandungnya adalah hasil hubungan cinta terlarangnya dengan Edi. Rum juga mengakui jika dirinya baru saja datang dari hotel bersama Edi.

Bapak kok tahu kalau Saya baru saja dari hotel bareng Mas Edi? Tolong Mas masalah ini jangan sampai keluarga Saya tahu. Mereka nggak tahu masalah yang sebenarnya. Janin ini memang anak Mas Edi Pak. Tapi Mas Edi orangnya baik dan dia mau bertanggung jawab,” ujarnya polos.

Tak Puas Pelayanan Istri, Selingkuhi Istri Tetangga

Menurutnya, dia baru saja dipulangkan ke rumahnya sendiri di Karangsari setelah Bam suaminya yakin bahwa anak yang dikandung Rum bukan anaknya tapi anak Edi yang masih iparnya.

Suami Saya (Bam, red) orangnya baik Pak. Selama ini keluarga kami harmonis, tapi entah mengapa semua ini bisa terjadi. Dia (Bam, red) menyerahkan Saya kepada orang tua dengan baik-baik. Rencananya, jika bayinya sudah lahir, kami akan bercerai dengan baik-baik.” Terangnya lagi.

Di tempat terpisah, Edi yang dikonfirmasi sejumlah wartawan di rumahnya, Jumat (21/8) langsung ketakutan. Dirinya tak menyangka jika aib yang selama ini ditutup-tutupi oleh keluarga besarnya bisa terbongkar.

Ya Pak, Saya memang ada hubungan dengan Rum. Tapi Saya minta tolong masalah ini jangan diekspose. Saya tetap bertanggung jawab kok Pak. Saya siap membiayai seluruh biaya melahirkan nanti. Wong itu juga anak Saya Pak.” Tegasnya.

Menurut Edi, Bam suami Rum sudah tahu kalau bayi yang dikandung Rum adalah anak hasil hubungan gelapnya dengan Edi. Namun karena masih ada hubungan keluarga, mereka memilih diam.

Bayi yang dikandung Rum itu anak Saya Pak, suaminya juga sudah tahu. Saya tetap bertanggung jawab,” tandasnya serius sembari meminta agar keterangannya tersebut tidak dikorankan.

Namun selang beberapa hari kemudian ada SMS dari Edi yang isinya meminta agar beritanya segera dikorankan. “Ok, Silahkan beritanya diterbitkan,” katanya singkat.

Senada dengan Edi, seseorang yang mengaku bernama Gatot mengirim SMS kepada wartawan dengan nada mengancam. “Tolong untuk berita Edi sama Rum jangan dilanjut. Soalnya di belakang Edi ada orang-orang hijau. Itu pun orang-orang sudah cari info kantor sampeyan berada.” Tulisnya mengancam. (Tim)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top