Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Memo_Unit Sabhara Polres Lumajang pada Senin pagi (31/8), sekitar pukul 06.00 WIB, melakukan razia penyakit masyarakat di lokalisasi yang terlatak di wilayah Desa Besuk Kecamatan Tempeh.  6 Pekerja Seks Komersial (PSK) berhasil digaruk.
operasi pekat

Sekarang 6 PSK itu sudah kami amankan di ruang pembinaan unit Sabhara Polres Lumajang. Proses pemeriksaan, sudah kami lakukan,” tutur Kasat Sabhara Polres Lumajang, AKP Edi Santoso kepada sejumlah media di kantornya.

Dalam proses pemeriksaan, ke-6 PSK itu mengaku belum genap sebulan bekerja sebagai penghibur lelaki hidung belang di lokalisasi Besuk. “Saya bersama 5 rekan ini, pindahan dari luar kota. Belum genap sebulan, sudah terjaring razia.” AKP Edi Santoso menirukan omongan PSK.

Karena perbuatan ke-6 PSK itu tergolong dalam Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan tidak bisa ditahan, usai diperiksa pihaknya terus memberikan pembinaan, tujuannya tidak lain agar mereka tidak lagi melakukan perbuatan tercela itu. ”Bentar lagi, para PSK kami kirim ke Pengadilan Negeri untuk kami sidangkan,” ungkapnya.

Curi Motor Suzuki FU, Mam Nyaris Dibakar Massa

Masih kata Edi, razia penyakit masyarakat ini tidak hanya dilakukan pada lokalisasi yang terletak di wilayah Desa Besuk Kecamatan Tempeh saja, juga akan dilakukan di semua lokalisasi yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang seperti lokalisasi Dolog, Kabuaran dan Asem Telu, dalam rangka mengurangi maraknya PSK di wilayah Kabupaten Lumajang.

Semua lokalisasi sudah kami data untuk dirazia, cuman masih menunggu waktu. Yang pasti, razia penyakit masyarakat ini bersifat rahasia, pelaksanaannya dilakukan secara mendadak,” pungkas AKP Edi Santoso. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: