Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Memo_Arjab alias Nur Hasan (50), satu dari dua pelaku aksi pencurian asal Dusun Sumberjaya, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh terpaksa harus mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolsek Kunir. Ia ditangkap dan dihajar massa, lantaran terpergok saat mencuri di rumah Kusyati (42), mucikari di lokalisasi Besukrejo, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir bersama 1 lagi temannya yang berhasil kabur kabur. Atas aksi pencurian itu, korban mengaku rugi jutaan rupiah.
Bonyok dihajar warga

Penangkapan terhadap tersangka pada Selasa (13/10), malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Informasinya, aksi pencurian itu sediri dilakukan oleh tersangka bersama temanya pada Selasa (13/10), dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, dengan cara mencongkel pintu belakang rumah korban yang terbuat dari bambu.

Selanjutnya, mereka berhasil masuk rumah korban dan menguras barang elektronik, diantaranya  sepeda motor Honda Grand hitam protolan, TV 21 Inchi merek AKARI, DVD, 2 buah tabung gas Elpiji 3 KG, 1 buah HP merek Nokia serta uang tunai Rp 275 ribu. Kemudian, mereka kabur melalui pintu semula. “Pintu belakang rumah saya jebol dan rusak Pak,” terang korban.

Tetapi, kedua pelaku tidak menyadari jika aksinya tersebut dipantau oleh sepasang mata. Setelah berhasil membawa kabur barang-barang milik korban, mereka meletakkannya di tengah lahan tebu dengan maksud akan diambil esok harinya. Setelah itu, keduanya pulang ke rumah masing-masing.

Ternyata benar, esok harinya pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB. Kedua pelaku mendatangi lahan tebu tempat dimana mereka menyimpan  barang hasil curian tersebut. Pada saat akan membawa kabur barang-barang hasil curian itu, beberapa warga dan anggota Polsek Kunir yang telah dihubungi langsung menyergapnya.

Camat dan Sekcam Pasirian Diperiksa Inspektorat

Warga yang mulai geram, langsung menghadiahi pelaku dengan bogem mentah berkali-kali. Sayangnya, satu pelaku lagi berhasil lolos dan menghilang di tengah lahan tebu. Kondisi yang gelap dan minimnya penerangan, membuat pencarian terhadap satu pelaku yang kabur itu sia-sia. “Satu pelaku berhasil kabur ke tengah lahan tebu,” terang Sukisman (47), warga yang ikut mengejar pelaku.

Malam itu juga, petugas langsung menggelandang pelaku ke Mapolsek Kunir berikut barang-bukti (BB) yang disembunyikan di lahan tebu tersebut. Sambil menunggu proses lebih lanjut, pelaku kemudian dijebloskan ke dalam sel tahanan. “Untuk sementara, pelaku masih kami amankan sambil menunggu keterangan saksi korban,” terang petugas.

Menurut keterangan korban kepada petugas, atas aksi pencurian yang dialaminya itu ia mengaku rugi sekitar Rp 2 jutaan. “Kalau ditotal keseluruhan, kerugian yang saya alami sekitar dua jutaan Pak,” terang korban.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Gatot Budi Hartono membenarkan jika warga Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir telah berhasil menangkap seorang pelaku Curat  bernama Arjab alias Nur Hasan, saat ini sudah diserahkan ke Polsek Kunir dan sudah ditahan.

Karnadi warga Desa Urang Gantung Kecamatan Sukodono yang disebut-sebut oleh pelaku, masih dalam pengejaran Mas,” tegas Ipda Gatot BH saat dikonfirmasi Memo  Timur, Rabu pagi  (14/10), sekitar pukul 09.30 WIB di kantornya. (tri/cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: