Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Memo_Melakukan perambahan hutan dengan membakar tanaman hutan lindung petak 28 B yang terletak di Bungkus utara RPH Gucialit BKPH Senduro, Satiyo (50), warga Dusun Sidorukun, RT 012 rw 007, Desa/ Kecamatan Gucialit, ditangkap petugas gabungan Polmob Perum Perhutani bersama unit Resmob Polres Lumajang.
AKP Heri Sugiono

Barang Bukti yang berhasil disita petugas berupa satu unit sepeda motor merk Honda Prima protolan, sebuah celurit, sebuah cangkul, sebuah korek api dan beberapa batang pohon jenis Grinjo dalam kondisi hangus bekas dibakar.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 92 ayat 1 huruf A uuri No 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan jo pasal 50 ayat 3 huruf B dan huruf D jo pasal 70 ayat 3 dan 4 UURI No 41 Tahun 1999 tentang kehutanan. “Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara,” tutur Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono saat press realese, Senin siang (19/10), pukul 12.45 WIB di Polres Lumajang.

Tertangkapnya pelaku ini bermula ketika unit Resmob Polres Lumajang bersama Polisi Perhutani sedang melakukan patroli kawasan hutan di wilayah Kecamatan Gucialit. Saat melintas di kawasan hutan lindung petak 28, pihaknya melihat pelaku sedang melakukan perambahan hutan dengan membakar tanaman hutan.

DPO Maling Sapi, Sahriyono Diciduk

Karena perbuatan pelaku melanggar hukum, pihaknya langsung mendatangi pelaku dan meminta surat hak garap untuk diperiksa. Pelaku terlihat bingung dan mengaku tidak punya surat dimaksud. Untuk keperluan proses pemeriksaan, pelaku berikut sejumlah Barang Bukti  itu langsung dibawa ke Polres Lumajang untuk proses hukum selanjutnya.

Yang pasti, kasus perambahan hutan ini masih terus kami kembangkan. Mengingat, pelaku Satyo menyebut sejumlah orang yang terlibat dalam aksi pembakaran dan perambahan hutan di lokasi yang sama,” tegas AKP Heri Sugiono.

Secara terpisah wakil ADM Perum Perhutani KSKPH Lumajang, H. Misbahul Munir, S.hut membenarkan kejadian perambahan hutan di wilayah RPH Gucialit BKPH Senduro yang dilakukan oleh pelaku bernama Satyo, warga Desa/ Kecamatan Gucialit.

Yang jelas, kami dari Perum Perhutani meminta pihak kepolisian Polres Lumajang memproses pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saya juga meminta agar kasus ini terus dikembangkan, karena kabar yang berkembang banyak orang yang terlibat dalam aksi pembakaran dan perambahan hutan tersebut,” pinta H. Misbahul Munir saat ditemui Memo Timur. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: