Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » Sukses, Program Upsus Kedelai Lumajang

Lumajang, Memo_Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang bersama Kodim 0821, terus melakukan berbagai terobosan dalam rangka pencapaian target peningkatan produksi pertanian melalui program Upaya Khusus (Upsus), khususnya tanaman kedelai.
Dinas pertanian lumajang

Kemarin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Dinas Pertanian Lumajang bersama Kodim 0821 menggelar gerakan panen raya kegiatan percepatan optimasi PAT-PIP tanaman kedelai 2015 yang diselenggarakan di Dusun Jombang Desa/ Kecamatan Yosowilangun.

Dalam acara panen raya tanaman kedelai tersebut hadir Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan DPRD, Kodim 0821, Polres Lumajang, jajaran Muspika Kecamatan Yosowilangun mulai dari Camat, Kapolsek dan Danramil, Kepala Desa se-Kecamatan Yosowilangun dan sejumlah kelompok Tani.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Lumajang, Ir. Paiman saat dikonfirmasi sejumlah media disela giat panen raya tanaman kedelai mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama jajaran Kodim 0821 akan mengundang Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dalam rangka melakukan evaluasi berkenaan dengan luas area tanam yang ada di Kabupaten Lumajang.

Selewengkan Pupuk, Sekdes Banyuputih Lor Dipolisikan

Evaluasi itu sengaja dilakukan, dalam rangka usaha peningkatan tanaman kedelai, padi dan jagung yang merupakan gabungan periode Oktober 2014 hingga Maret April dan September 2015. Menurutnya, dalam evaluasi nanti, pihaknya melibatkan seluruh UPT dan semua yang terkait.

Panen raya kedelai yang dilakukan di Dusun Jombang Desa/ Kecamatan Yosowilangun ini merupakan serangkaian dari Upsus dalam rangka tercapainya ketahanan pangan nasional  di tahun 2015 dan alhamdulillah Lumajang berhasil mencapai angka 98 persen Mas,” kata Paiman.

Masih kata Paiman, yang terpenting adalah bagaimana mengkomunikasikan antara pelaku pertanian mulai dari distributor, kios, perbenihan, kelompok tani bersama masyarakatnya yang difasilitasi oleh jajaran Disperta dan Kodim 0821 termasuk babinsanya masing-masing akan menjadi siginifikan lagi hasil dari sisi produksi.

Pihkanya meminta kepada pemerintah karena secara dokumenter peraturan mentri perdagangan No 49 tahun 2014 menyebutkan, seharusnya harga kedelai mencapai 7700 perkilo gramnya. Tetapi, kenyataan di lapangan harga kedelai masih berkisar antara 6300 hingga 6500.

Kami akan menyampaikan perihal harga kedelai ini ke Bapak Presiden melalui Bapak Bupati As’at Malik dan mudah-mudahan segera diteken. Harapannya tidak lain agar harga kedelai bisa mencapai kisaran 7700 sesuai peraturan menteri perdagangan itu,” ungkap Paiman.

Disinggung soal kebutuhan pupuk, Paiman mengaku sudah menerima realokasi pupuk bersubsidi melalui teken Dinas Pertanian Provinsi atas nama Gubernur Jatim. “Kebutuhan pupuk dipastikan lebih, karena dalam program Upsus sudah ada bantuan pupuk non subsidi. Kebutuhan pupuk bersubsidi di Lumajang, saya pastikan aman,” pungkas Ir. Paiman, Kadisperta Lumajang. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: