Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Tukang Ojek Bawa Upal, Asis Diringkus

Lumajang, Memo_Diduga sebagai pengedar uang palsu, tukang ojek bernama Asis bin Sarino (35), warga Dusun Tunggangan, RT 002 RW 021, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru Jember, ditangkap petugas gabungan unit Reskrim Polsek Sumbersuko bersama unit Resmob Polres Lumajang, di area parkir Dusun Sukodua, Desa/ kecamatan Sumbersuko, pukul 02.00 WIB kemarin pagi.
AKP HerI Sugiono

Sejumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil disita petugas dari pelaku berupa uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 34 lembar dan sepeda motor Honda Beat nopol W 3436 QF dan sebuah HP produksi china. Akibat perbuatannya, pelaku meringkuk dibalik jeruji besi kamar tahanan Mapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Fadly Munzir Ismail melalui Kasat Reskrim, AKP Heri Sugiono dalam press realese, Sabtu siang (17/10), pukul 11.30 WIB menyampaikan, pagi itu pelaku berada di sekitaran area parkir Sukodua Desa/ Kecamatan Sumbersuko mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan gelagat tidak wajar.

ESDM Keluarkan 2 Syarat bagi Penambang Legal

Petugas unit Reskrim Polsek Sumbersuko bersama unit Resmob Polres Lumajang yang sedang melakukan operasi rutin langsung menghampiri pelaku dan memeriksa identitasnya. Saat diperiksa, pelaku seperti salah tingkah membuat pihaknya curiga.

Tak mau kecolongan dengan aksi kejahatan, pihaknya langsung menggeledah pelaku. Dari dalam dompet pelaku, petugas berhasil menemukan uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 34 lembar. ”Pelaku berikut BB uang palsu, sebuah HP dan sepeda motor Honda Beat, langsung kami amankan menuju Polres Lumajang untuk diperiksa terkait dengan upal tersebut,” ungkap AKP Heri Sugiono.

Dalam proses pemeriksaan, pelaku kepada penyidik mengaku jika uang palsu itu didapat dari rekannya bernama Kamalin bin Duljadi, warga Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru Jember.

Pihaknya langsung mencari keberadaan pelaku kedua dan berhasil menangkapnya. Dari tangan pelaku Kamalin bin Duljadi, pihaknya berhasil mengamankan 7 lembar uang palsu juga pecahan 100 ribu. Saat diperiksa, dia mengaku hanya sebagai kurir. “Pelaku kedua mengaku jika semua uang palsu itu milik rekannya berinisial S. Saat ini pelaku S masih dalam pengejaran Mas,” ungkapnya.

"Akibat perbuatannya, kedua pelaku pengedar uang palsu asal Kecamatan Sumberbaru Jember tersebut dijerat pasal berlapis, yakni pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu dan pasal 36 ayat 2 KUHP tentang penyimpan uang palsu dan terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: