Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » 462 Kepala Sekolah Baru Dilantik Harus Berkompetensi

Lumajang, Memo_Usai lulus seleksi serta menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat), 462 kepala sekolah (kasek) baru akhirnya dilantik oleh Bupati Lumajang, As’at Malik di pendopo kabupaten Lumajang, Rabu (24/2) pagi. Dengan rincian 399 kasek SD, 44 kasek SMP, 11 kasek SMA, dan 8 kasek SMK.


Selanjutnya mereka akan mengemban tugas di sekolah yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan selama 1 periode atau 4 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan jika kinerja kasek yang bersangkutan dinilai bagus dan optimal, bisa menjabat kembali 1 periode berikutnya.

Bupati As’at Malik dalam sambutannya menyampaikan, para kasek yang baru dilantik harus pandai memimpin dan memiliki jiwa kepemimpinan yang maksimal. Karena sekolah bukan hanya lembaga pendidikan namun juga sebagai agen perubahan yang difungsikan mencetak generasi baru yang cemerlang.

Gila...! Istri Ipar Digoyang Hingga Hamil 9 Bulan

Untuk memaksimalkan kinerja, kasek juga dituntut mampu berkomunikasi dengan baik,” ujarnya.

Di masa kepemimpinan, kasek harus memiliki sejumlah kompetensi di sekolah yang dipimpinannya, diantaranya kompetensi kewirausahaan. Kompetensi ini harus disusun dengan program-program yang bersifat produktif. Fungsinya guna menyiapkan lulusan yang siap pakai di dunia kerja, terutama untuk lulusan SMA/SMK.

Harus mencetak generasi yang siap pakai. Jangan sampai lulusan SMA atau SMK bingung ketika sudah lulus, kecuali mereka yang berniat melanjutkan ke Perguruan Tinggi,” ucap bupati.

Selanjutnya, kompetensi sosial juga harus dimiliki, seperti dengan melakukan sejumlah kerjasama dengan mitra terutama komite sekolah demi kemajuan sekolah. Bupati meminta jika ada suatu program, biarkan komite yang melakukan pengkajian untuk kemudian nanti disampaikan ke kepsek. Baru kemudian kepsek melakukan koordinasi dengan para guru untuk tidak lanjutnya.

Bupati menghimbau, bahwa menjadi kepsek bukanlah tujuan utama dalam lembaga pendidikan, untuk itu kepsek diminta tidak cepat merasa puas. Karena menjadi kepsek adalah tugas tambahan serta amanah yang harus dipikul.

Kepala sekolah bukan tujuan utama, jangan merasa puas, kepalah sekolah adalah tugas tambahan dan amanah. Amanah tidak bisa diabaikan. Namun saya yakin semua bisa menjalankan itu dengan baik,” paparnya.

Ia berharap dan yakin keluarga besar guru bisa berkerja lebih baik dan mampu membuktikan jika bisa mengkader generasi baru untuk harapan di masa depan. Karena bagaimanapun juga, masa depan Lumajang tergantung dari generasi saat ini yang masih duduk di bangku sekolah.

Buktikan kita pengkader generasi yang baik. Generasi yang kita harapkan. Bagaimana Lumajang di masa depan nanti diwarnai tergantung pelajar saat ini,” tegasnya.

Terakhir bupati menekankan, agar waktu 4 tahun digunakan semaksimal mungkin oleh kasek untuk menunjukkan kompetensi dan kepemimpinannya yang bagus. “Meski masih ada kepala sekolah yang tempat tugas dengan rumahnya jauh tolong jangan protes dan mengeluh, harus banyak bersyukur,” pungkasnya.

Selain 462 kasek, sejumlah pejabat adminstrasi dan fungsional juga ikut dilantik pada waktu dan hari yang sama. Diantaranya ada 6 pejabat eselon III, 11 pejabat eselon IV di lingkup Dinas Pendidikan, 60 pengawas sekolah, dan 11 penilik PLS (Pendidikan Luar Sekolah). (cw)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: