Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Begal Maniak, RL Cs Keder Usai Didoor

Lumajang, Memo_Jum’at (19/2), sekitar pukul 01.30 WIB, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang berhasil menggulung komplotan pelaku begal sepeda motor. Ketiga pelaku yang diringkus masing-masing berinisial RL, H dan RD.
AKP Tinton Yudha Riambodo


RD terpaksa ditembak kakinya oleh petugas, karena berusaha lari dengan cara menyerang petugas, saat hendak ditangkap. Tidak ada pilihan bagi bagi anggota, kecuali melumpuhkan dengan menembak salah satu kakinya.

Saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Sedang RL dan H sudah diamankan di ruang Sat Reskrim Polres Lumajang,” kata Kasat Reskrim, AKP Tinton Yudha Riambodo kepada Memo Timur.

Awalnya Sat Reskrim Polres Lumajang memperoleh laporan, jika telah terjadi aksi begal sepeda motor di Jalan Raya Desa Klampok Arum, Kecamatan Tekung, tepatnya di Wringin Kembar. “Korbannya berinisial S, warga Kecamatan Lumajang petugas kesehatan,” terangnya.

Berangkat dari laporan korban, Sat Reskrim Polres Lumajang melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa korban dan saksi, kemudian melakukan penyelidikan. Sebulan kemudian, petugas berhasil mengungkap keberadaan sepeda motor milik korban tersebut berada di rumah RL.

RL kami tangkap di jalan saat menaiki sepeda motor milik korban. Tapi warna dan plat Nopolnya sudah dirubah. Guna pemeriksaan dan pengembangan, RL dan BB motor langsung tak boyong ke Polres Lumajang,” ungkapnya.

Saat diinterograsi oleh penyidik, RL mengaku jika sepeda motor itu didapat dari aksi begal yang dilakukan bersama H dan RD. Begitu mendengar pengakuan RL, pihaknya bergerak cepat melakukan pencarian terhadap H dan berhasil diringkus di rumahnya.

Gila...! Istri Ipar Digoyang Hingga Hamil 9 Bulan

Dalam perjalanan, H menyebut jika aksi begal yang dilakukan di Wringin Kembar juga melibatkan RD dan R. Pihaknya terus balik kanan langsung menuju ke rumah RD dan menggerebeknya.

Saat hendak ditangkap, RD berusaha kabur. Bahkan menyerang petugas. Terpaksa, pihaknya melumpuhkan dengan timah panas pada salah satu kakinya. Sedang pelaku R masih dalam pengejaran.

Ketiga pelaku mengaku sudah beraksi di 18 TKP tersebar di wilayah Lumajang. Mengaku pernah melakukan Curat, Curas, Curanmor, Curwan juga Begal. Kasus ini masih kami kembangkan terus Mas,” pungkas AKP Tinton Yudha Riambodo. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: