Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Gara-Gara Pohon Randu, Jumadin Masuk Penjara

Lumajang, Memo_Gara-gara pohon randunya mau dipotong, Jumadin (60), warga Dusun Klapan, Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, marah besar dan nekat membacok tetangganya bernama Aslam (52) dan Gimin menantunya (30), menggunakan celurit.
AKP HM Toha


Aslam mengalami luka bacok pada bahu kiri dan lengan kiri, sedang Gimin, menantunya luka pada pergelangan tangannya,” tutur Kasubaghumas Polres Lumajang, Ipda Gatot Budi Hartono saat dikonfirmasi Memo Timur, Minggu (31/1) sekitar pukul 10.00 WIB via teleponnya.

Sore itu, korban menyuruh menantunya memotong pohon randu milik pelaku yang terletak di belakang rumahnya, karena dianggap menghalangi jalannya sapi milik korban. Mendengar pohon randunya mau dipotong, pelaku keluar rumah kemudian marah-marah dan menampar wajah korban.

Kala itu, korban mau menjelaskan duduk persoalannya. Namun, pelaku tidak menggubrisnya, dan langsung menampar korban,” Terangnya.

Tidak berhenti sampai di situ, usai menampar korban, pelaku masuk ke dalam rumahnya mengambil celurit dan membacokkan ke arah korban, mengenai bahu kiri dan lengan sebelah kiri. Bersamaan, datang menantu korban dan melerainya. “Celurit pelaku berhasil dirampas oleh menantu korban, kemudian diamankan,” Jelasnya.

3 Pekan, Bongkar 6 Kasus, Tangkap 12 Tersangka

Kondisi itu membuat pelaku semakin kalap, pelaku kembali masuk ke dalam rumahnya mengambil pisau penghabisan berusaha membacok korban. Tapi sayang, pisau itu berhasil direbut oleh menantu korban. Pada saat itulah, warga datang melerai. “Kedua korban itu langsung dilarikan ke IDG Rumah Sakit PTP XII Jatiroto oleh warga. Sedang pelaku tetap berada di rumahnya,” ungkap Ipda Gatot BH.

Entah siapa yang melapor, tak lama kemudian Kapolsek Jatiroto, AKP HM. Toha bersama 4 anggotanya tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menangkap pelaku di rumahnya berikut mengamankan Barang Bukti (BB) celurit dan pisau.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP diancam hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara. ”Tersangka sudah dimasukkan ke dalam sel tahanan Mapolsek Jatiroto. Kondisi kedua korban sudah membaik Mas,” Pungkasnya. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: