Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Memo Timur_Delapan bulan menghilang, specialis maling sepeda motor bernama Sanam Purwanto alias Celeng (35), warga Rekesan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, berhasil diringkus oleh jajaran unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Candipuro dibantu Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang, Selasa (12/4), sekitar pukul 15.30 WIB.
Ipda H. Gatot Budi Hartono


Dari tangan pelaku, petugas menyita satu unit sepeda motot Honda Beat warna putih Nopol N 2387 YY dan sebuah kunci T yang ditemukan di saku celananya. Guna proses pemeriksaan lebih lanjut, pelaku berikut Barang Bukti (BB) nya terus diangkut ke Mapolsek Candipuro.

Kasus curanmor yang dilakukan pelaku itu, ditangani oleh unit Reskrim Polsek Candipuro. Sat Reskrim Polres Lumajang hanya membantu saat proses penangkapan saja,” ujar Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot Budi Hartono kepada Memo Timur di kantornya.

Pada bulan September 2015 yang lalu, Polsek Candipuro, menerima laporan dari Agus Slamet, warga Dusun Bulak Klakah, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, dimana dalam laporannya menyebutkan jika sepeda motornya Honda Beat warna merah Nopol N 4122 ZT dicuri maling. ”Motor milik korban itu hilang di tempat penitipan sepeda motor, diduga merusak kunci motor Mas,” tuturnya.

Akper Calon Kampus Utama di Lumajang

Berdasarkan laporan korban itulah, unit Reskrim Polsek Candipuro langsung mendatangi lokasi kejadian. Selain untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), juga untuk meminta keterangan kepada sejumlah warga, yang kemudian dilakukan penyelidikan.

Setelah hampir delapan bulan lamanya, akhirnya petugas memperoleh petunjuk yang mengarah pada seseorang yang dicurigai sebagai pelakunya. Pada saat itu, petugas tidak langsung menangkapnya. Melainkan mencari bukti lain untuk memperkuat kecurigaan itu.


Dasar lagi beruntung, Senin malam petugas memperoleh bukti pendukung yang memperkuat bahwa pelaku inilah malingnya. Tanpa membuang waktu, petugas terus mencari keberadaan pelaku di rumahnya.

Di tengah jalan, petugas berpapasan dengan pelaku, mengendarai sepeda motor terus ditangkapnya. “Pelaku bersama motor yang dikendarai langsung diboyong ke Mapolsek Candipduro,” ungkapnya.

Saat diinterogasi oleh penyidik, pelaku mengakui jika yang mencuri motor milik korban adalah dirinya dengan cara mengelabuhi pemilik penitipan sepeda motor yang sebelumnya, pelaku telah merusak kunci motornya.

Setelah berhasil, pelaku langsung merubah cat motor menjadi warna putih. Plat Nopol motornya, juga dirubah. ”Pelaku dijerat pasal 363 KUHP diancam hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara. Kasus pelaku ini terus dikembangkan Mas,” pungkas Ipda H. Gatot budi Hartono.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: