Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Kantor Kejari Baru Telan Anggaran 9 Milyar

Lumajang, Memo Timur_Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang yang baru sudah mulai ditempati dan diresmikan langsung oleh Jaksa Agung Kejaksaan Tinggi pada Maret 2016 lalu. Pada Rabu (6/4), Bupati Lumajang, As’at Malik bersama Forkopimda diundang dalam rangka tasyakuran gedung baru tersebut.
I Gede Mahendra


Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, I Gede Mahendra dalam sambutannya, mengatkan jika pembangunan kantor baru ini senilai 9 milyar dari APBN. Pembangunan dilakukan bertahap dari Juni 2013. Selama adanya pembangunan, 3 tahun harus menempati kantor yang disewa di Jl. Sunandar Priyo Sudarmo.

Mahendra menjelaskan, dalam pembangunan kantor baru ini ada sejumlah hambatan sehingga berjalan lama, diantaranya persoalan pasir, sehingga pembangunan berhenti cukup lama. Pembangunan kantor baru ini mulai dikerjakan pada Juni 2013 kemudian akhir 2013 dihentikan dan dilanjutkan tahap selanjutnya awal 2014.

Pembanguann dihentikan lagi di akhir 2014, dan dilanjut di tahap berikutnya awal 2015. Kemudian dengan adanya kasus kematian Salim Kancil, pembangunan yang semestinya bisa diselesaikan sesuai target akhirnya dihentikan cukup lama karena terkedala pasir. “Waktu pembangunan diperpanjang karena masalah pasir,” terang Mahendra.

Edarkan Uang Palsu, Staf Desa Kloposawit Ditangkap Warga

Pembangunan kantor ini merupakan proyek dari pusat yang dibarengkan dengan pembanguan Kantor Kejaksaan Negeri di sejumlah daerah lain di jawa Timur. Seperti Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Bangil, Tulungagung, Ternggalek, Situbondo, dan Kediri.

Bupati Lumajang, As’at Malik dalam sambutannya, menyampaikan, dengan adanya kantor baru yang kini lebih besar harus dibarengi dengan kinerja yang lebih bagus lagi. Sehingga kejaksaan sebagai alat penegak hukum bisa bekerja lebih dari yang diharapkan demi terwujudnya hukum yang adil dan jujur. “Semoga kinerja tambah bagus lagi ke depan,” tuturnya.

Pemerintahan, kata bupati juga terus mendukung adanya penegakkan hukum yang adil serta transparan, khususnya di Lumajang. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap alat penegak hukum bisa terus ada dan lebih dipercaya. (cw)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: