Ad

Memo Timur Lumajang
31 May 2016

Agus Widarto: Dana Bantuan Sudah Dibagikan ke Anggota

Posted by on 31 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Menanggapi sikap Bunadi (50), salah satu anggota kelompok nelayan asal Dusun Mleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun yang menanyakan perihal dana bantuan para nelayan dari Pemerintah Pusat yang katanya tinggal separuh masih belum dicairkan.
Agus Widarto


Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan pada Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kanbupaten Lumajang, Agus Widarto, selaku orang yang bertanggung jawab dalam hal itu akhirnya angkat bicara. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh Bunadi itu semuanya tidak benar karena dianggap dia tidak mengerti prosedur.

Loh kok bisa Pak Bunadi ngomong seperti itu. Padahal ia sendiri yang mendapat bantuan paling besar jika dibandingkan dengan anggota lainnya,” ujar Agus Widarto kepada Memo Timur, Senin (30/5), siang saat ditemui di tempat kerjanya. Memang, dalam pengajuannya masing-masing anggota kelompok nilai bantuannya tidak sama. Hal itu, sesuai dengan proposal yang mereka ajukan.

Menurut Agus Widarto, kemarin setelah Bunadi datang ke kantor untuk menanyakan tentang dana bantuan nelayan yang katanya belum dicairkan, besoknya ia langsung dipertemukan dengan semua anggota kelompok termasuk petugas dan pendamping dari Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan bersama PPTK serta Ketua kelompok.

Gunakan Data Tahun 2011, Penyebab KIP Salah Sasaran

Setelah dikonfrontir, ternyata yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan anggota mana yang belum menerima. Pada waktu itu, Bunadi memang mendapat bantuan paling besar jika dibandingkan dengan anggota kelompok lainnya. Yaitu, senilai Rp 15.500 ribu. Hal itu dikarenakan, dalam pengajuannya ia mencantumkan untuk pembelian peralatan nelayan diataranya perahu, mesin dan alat tangkap ikan termasuk jala.

Sementara anggota lainnya, hanya mengajukan beberapa peralatan nelayan saja. diantaranya, perahunya saja, mesin perahu, jala serta alat tangkap ikan lainnya. Dengan demikian, uang yang diterima oleh masing-masing anggota kelompok tentunya juga berbeda sesuai dengan apa yang diajukannya.

Namun demikian, ada kesepakatan dari masing-masing anggota kelompok agar dana itu bisa bergulir. Maka, masing-masing anggota yang sudah menerima dana bantuan tersebut hendaknya menabung kepada pengurus kelompok setiap bulan atau setiap musim tangkap ikan dengan besaran yang sudah disepakati oleh masing-masing kelompoknya,” paparnya.


Setelah kejadian itu, pihaknya menyarankan agar pengurus, terutama ketua kelompok diminta untuk sering mengajak masing-masing anggota untuk duduk bersama ketika terjadi masalah di lapangan. Sehingga apa yang terjadi di lapangan, bisa disampaikan oleh anggotanya secara transparan. “Saya yakin apa yang dialami oleh Pak Bunadi kemarin karena Miss komunikasi saja,”pungkasnya.(tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top