Ad

Memo Timur Lumajang
30 May 2016

Bawa Sajam dan Pil Koplo, Pemuda Bertato Ditangkap

Posted by on 30 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) jenis pisau dan ratusan butir pil koplo jenis Dextro, pemuda ganteng penuh tato dilengannya yang diketahui bernama Misnaji bin Suyit (24), warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, ditangkap petugas gabungan Polsek Ranuyoso, pada Sabtu (28/5), sekitar pukul 23.00 WIB.
Ipda H. Gatot Budi Hartono


Usai diperiksa, tersangka langsung dititipkan di sel tahanan Mapolres Lumajang, mengingat di sel tahanan Polsek Ranuyoso, ada tahanan perempuan Mas,” tutur Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot Budi Hartono saat dikonfirmasi Memo Timur.

Tertangkapnya tersangka ini berawal ketika petugas gabungan Polsek Ranuyoso, melakukan pengamanan di pasar malam yang berlangsung di lapangan Desa/ Kecamatan Ranuyoso. Di tengah bludaknya masyarakat keluar masuk ke lapangan untuk melihat pasar malam, petugas gabungan melihat tersangka dengan gelagat mencurigakan.

Mensos Ingatkan Ancaman Kekerasan Seksual di Lingkungan

Tak mau kecolongan, petugas pun terus menghentikan tersangka, kemudian memeriksa identitasnya. Tak hanya itu, petugas juga menggeledah tersangka, dan menemukan sebilah pisau dari balik baju yang dipakainya. Dari saku celananya, petugas juga menemukan bungkusan plastik berisi ratusan pil koplo jenis Dextro.

Karena perbuatan tersangka bertentangan dengan hukum yang berlaku, petugas pun terus memboyong tersangka bersama BB menuju ke Mapolsek Ranuyoso, untuk diproses secara hukum.

Setiba di Polsek Ranuyoso, tersangka langsung menjalani proses pemeriksaan dari penyidik unit Reskrim. Kepada penyidik, tersangka mengaku bersalah, lantaran membawa Sajam dan pil koplo. “Tersangka sempat mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya. Dia juga mengaku iseng bermain pil koplo itu, karena ingin tahu,” ujarnya.

Meski berbagai alasan disampaikan, usai menjalani proses pemeriksaan tersangka langsung dibawa ke Polres Lumajang untuk dititipkan di sel tahanan Mapolres Lumajang. “Tersangka sudah meringkuk di sel tahanan Mapolres Lumajang. Akibat kelakuannya itu, tersangka dijerat paasal 197 sub 196 UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, juga dijerat UUU Darurat No 12 Tahun 1959 tentang Sajam,” tegas Ipda H. Gatot BH.(cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top