Belum Ditemukan, 2 Pendaki Hilang Sempat Kirim SMSMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
24 Mei 2016

Belum Ditemukan, 2 Pendaki Hilang Sempat Kirim SMS

Posted by on 24 Mei 2016

Lumajang, Memo Timur_Dua pendaki asal Cirebon yang dinyatakan hilang (survivor) di Gunung Semeru, Supyadi (26), dan Zirli (17), hingga Senin (23/5), sore masih belum ditemukan. Namun keberadaan keduanya mulai bisa terdeteksi, setelah Supyadi mengirim pesan singkat ke rekan dan keluarga pada Minggu (22/5), siang. Dalam isinya disebutkan, jika dirinya berada di kawasan yang terdapat air terjun.


Mendengar kabar ini, TIM SAR gabungan yang sebelumnya melakukan pencarian di Blank 75, juga mefokuskan pencarian di kawasan yang dimaksud. TIM SAR menduga Sumbermani adalah kawasan yang dimaksud.

Informasi yang berhasil dihimpun total ada 60 personil Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono mengatakan, jejak dua pendaki ditemukani mengarah ke barat daya dari puncak Mahameru.

"Jejak kedua pendaki yang ditemukan mengarah ke kawasan Sumbermani. Namun jejak yang ditemukan sejauh ini belum bisa dipastikan. Untuk itu area pencarian hari ini tetap difokuskan di wilayah Blank 75 dan Sumbermani," katanya.

Hendro mengatakan, saat ini keluarga kedua pendaki yang hilang sudah tiba di Ranupani untuk mengikuti upaya pencarian. Keluarga tiba di Kantor BPBD Kabupaten Lumajang Minggu malam dan langsung diantar ke Ranupani.


Kepala Seksi Wilayah I Bidang Pengelolaan Wialayah II TNBTS, Budi Mulyanto saat dihubungi, mengatakan, pencarian sudah dilakukan secara maksimal. Bahkan pada malam hari Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian. “Sudah maksimal mencari, sampai malam kita tetap melakukan pencarian,” ungkapnya.

Terkait dengan pesan singkat yang menyebutkan keberadaan survivor, pihaknya terus mengembangkan informasi termasuk melakukan komunikasi dengan pihak keluarga. Budi juga menduga, air terjun yang dimaksud ada di Kawasan Sumbermani.


Karena di Sumbermani itu ada tebing terjal, sehingga airnya mengarah ke bawah. Diduga itu yang dimaksud,” ujarnya.

Supyadi (26), dan Zirli (17), secara resmi dinyatakan hilang pada Jum’at (20/5), malam. Saat ini pendakian ke Semeru untuk sementara ditutup hingga waktu yang tidak ditentukan. Sementara Kepala TNBTS, John Kennedie berharap kedua pendaki bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Kita sama-sama berdoa semoga Tim SAR segera menemukan dalam keadaan selamat,” tulis John melalui pesan singkat yang dikirim ke Memo Timur. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top