Ad

Memo Timur Lumajang
26 May 2016

Berangkat Merumput, Ditemukan Tewas Tergantung

Posted by on 26 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Warga Dusun Darungan, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warga setempat menemukan jasad seorang laki-laki dengan kondisi tergantung pada batang pohon dengan seutas tali. Setelah dicermati, ternyata jasad itu adalah Suleman (55), warga Dusun Krajan, Desa Semumu, Kecamatan Pasirian.


Peristiwa itu terjadi Selasa (24/5), malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Informasinya, korban sore itu sekitar pukul 15.30 WIB. Pamit kepada istrinya untuk pergi merumput di ladang. Tetapi sampai menjelang azdan Maghib tiba, suaminya itu tidak kunjung pulang. “Karena menjelang Mahgrib suaminya tak pulang, istrinya kebingungan,” ujarnya.

Karena kawatir, istrinya itu lalu melaporkannya kepada Kepala Dusun (Kasun) setempat perihal suaminya yang tak kunjung pulang ketika pamit pergi merumput. Dari laporan itulah, Kasun lalu mengajak warga yang lain untuk mencari keberadaan laki-laki itu.

Ditengah upaya pencarian itulah, gerombolan warga yang dipimpin Kasun mendapat informasi jika ada seorang laki-laki meninggal dunia dengan cara gantung diri di batang pohon. Untuk memastikan informasi tersebut, Kasun bersama warga yang lain mendatangi lokasi penemuan itu.

Sat Reskrim Tangkap 2 Pelaku Pelemparan Bondet

Setelah dicermati, ternyata orang yang meninggal dunia dengan cara gantung diri itu adalah Sulaeman, warganya yang sedang dicarinya. Mengetahui korban sudah meninggal, Kasun langsung melaporkan penemuan itu kepada kepala (Kades) Semumu.

Kapolsek Tempeh, AKP H. Khuzaini saat dikonfirmasi Memo Timur via ponselnya mengatakan, begitu memperoleh informasi kejadian gantung diri itu, pihaknya bersama Sentra Pelayanana Kepolisian (SPK) Polres Lumajang langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Guna memastikan kematian korban, jasad korban langsung dievakusai ke Puskesmas setempat untuk dilakukan outopsi. Sayangnya, pihak keluarga menolak utuk dilakukan outopsi dan lebih menerima musibah itu.

Karena keluarganya keberatan korban dioutopsi, pihaknya menyarankan keluarganya untuk membuat surat pernyataan menerima kematian korban tidak dilakukan outospi, diketahui Kepala Desa setempat. “Kemudian, mayat korban kami serahkan kepada pihak keluarganya disaksikan oleh Kades setempat dan Pihak Polsek Pasirian, mengingat korban warga Desa Sememu Kecamatan Pasirian,” tutur AKP H. Khuzaini.

Informasi yang diperoleh Memo Timur di lapangan, korban Gantung diri itu karena mengalami depresi setelah hampir 3 tahun tidak bekerja. Dulu, korban bekerja di Surabaya sebagai penjahit pakaian. Namun seiring dengan perkembangan jaman, usaha yang ia tekuni sepi dan ia akhirnya memilih pulang kampung.(tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top