Ad

Memo Timur Lumajang
26 May 2016

Dihantam Gelombang Besar, Jalan Pantai Watu Godek Rusak Parah

Posted by on 26 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Watu Godeg Kecamatan Tempursari membuat jalan di tepi pantai mengalami kerusakan parah. Badan jalan terkikis hingga 90 persen dan membuat akses jalan terganggu.


Kondisi seperti ini, membuat jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja. Itupun mereka harus berhati-hati karena jalan yang tersisa hanya dengan lebar sekitar 1 meter. Akibatknya jalur yang menghubungkan Kecamatan Pasirian dan Tempursari terkendala.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono mengatakan, hal ini terjadi karena tanggul yang dibuat tak mampu menahan gelombang dan jebol.

"Abrasi dari hantaman gelombang tinggi dan keras itu membuat plengsengan penahan badan jalan ambrol. Badan jalan jadi terkikis hingga ada satu titik yang nyaris habis. Hanya tersisa sedikit dan itu pun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua," katanya, Rabu (25/5).

Bahkan, abrasi pantai akibat gelombang pasang dari Samudera Hindia ini juga menyebabkan pasir pantai naik ke permukaan badan jalan. Hampir sepajang jalan di titik pantai Watugodek tertutup pasir.

Sat Reskrim Tangkap 2 Pelaku Pelemparan Bondet

Terjangan ombak tinggi ini, membuat rencana perbaikan plengsengan penahan badan jalan di pantai Watugodek yang direncanakan segera dikerjakan, jadi tertunda. Pasalnya, saat ini tidak mungkin dilakukan pekerjaan tersebut lantaran akan menyulitkan pemasangan penahan sementara dari geronjong yang telah dipersiapkan.

"Terpaksa pekerjaan untuk perbaikan plengsengan dengan memasang geronjong kita tunda dulu sampai gelombang pasang mereda. Kalau dipaksanakan, selain sulit melakukan pekerjaannya juga akan rawan terjadi kerusakan lantaran tidak presisi betul," ujarnya.


Hendro Wahyono menyampaikan, jika gelombang pasang di pantai selatan Lumajang ini juga berdampak terhadap terhentinya aktivitas para nelayan. "Nelayan sudah kami himbau juga agar tidak nekat melaut karena membahayakan keselatan jiwanya,” pungkasnya. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top