Ad

Memo Timur Lumajang
9 May 2016

Jaga Kesehatan Ternak, Tingkatkan Swasembada Daging

Posted by on 9 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Tilik Desa hari kedua, Rabu (4/5), dilanjutkan dengan berbagai agenda kegiatan. Di pagi hari, Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik bersama jajaran dan warga setempat senam bersama di Balai Desa dan bersepeda santai keliling desa. Kemudian kembali dan dilanjutkan dengan pengundian kupon hadiah.
H. Agus Wicaksono


Di waktu bersamaan, di Balai Desa juga tersedia pmeriksaan kesehatan gratis dan donor darah bersama PMI Lumajang. Suasana meriah, diatambah dengan acara tanya jawab yang dilakukan bupati, Ketua Pengerak PKK Lumajang Tutuk As’at, dan Ketua DPRD Lumajang, H. Agus Wicaksono kepada warga. Siapa yang bisa menjawab mendapat hadiah langsung dari ketiganya.

Kakek Bau Tanah Cabuli 3 Bocah SD

Selanjutnya dengan bersepeda, bupati bersama jajaran meninjau pelayanan dokumen gratis di Balai Dusun Panggung Kidul. Nampak warga setempat antusias datang, untuk mengurus dokumen seperti akta kelahiran dan KTP. Petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) nampak dengan semangat melayani.

Masih semangat dengan bergowes, kemudian dilanjutkan ke lapangan setempat untuk meninjau pemeriksaan dan pelayanan kesehatan hewan gratis. Pemilik ternak bisa menyuntikkan hewannya untuk mendapat inseminasi buatan. Dinas Peternakan juga memeberikan penyuluhan kepada pemilik ternak dan mengadakan kontes hewan.

Bupati berpesan pada warga agar selalu menjaga kesehatan ternak agar terhindar dari penyakit. Adapun ketika teridentifikasi penyakit, segera melapor pada petugas kesehatan ternak dari Dinas Peternakan yang sudah ada di tiap-tiap kecamatan.

Kalau kelihatan sakit, harus segera dikonsultasikan ke petugas, agar segera ditangani sebelum parah,” ujar bupati.

Kesehatan ternak perlu dijaga, agar bisa hamil lagi dan berkembang biak dengan baik. Pemerintah dalam hal ini Dinas Peternakan juga selalu akan mendampingi dan membatu masyarakat dalam menjaga kesehatan ternak.

Pakannya juga harus dijaga, agar tambah gemuk dan berkembang biak. Kesehatannya slalu terjaga,” tutur bupati.

Bupati menegaskan, ketika pengembanagan peternakan sangat berdampak pada swasembada daging, untamanya di Lumajang sendiri. Namun saat ini, selain memenuhi kebutuhan di daerah sendiri, puluhan ribu ekor sapi juga sudah dikirim ke luar kota bahkan ke Jakarta. “Lumajang bisa mengirim 23.000 ekor sapi tiap tahun ke luar kota,” katanya.


Pengembangan peternakan, masih kata bupati, harus diimbangi dengan peralatan dan teknologi yang bagus. Saat ini Lumajang sudah menggunakan teknologi terbaru peternakan untuk meningkatkan sektor peternakan. “Selanjutnya, ternaknnya harus dijaga. Diamankan bersama-sama karena jumlah polisi terbatas,” pungkasnya.

Kepala Dinas Peternakan, Gatot Subiyanto mengatakan, ada 2 pelayanan kesehatan gratis dalam Tilik Desa kali ini. Diantaranya eminasi buatan untuk hewan yang sudah mengalami birahi dan siap dibuahi dan Pos Patrus untuk pelayanan kesehatan bagi hewan yang baru lahir.

Gatot menyebutkan, saat ini masih ada keterbatasan jumlah petugas kesehatan. Sehingga petugas tidak bisa disebar lebih mendalam hingga ke tingkat desa. “Masih kekurangan petugas, tidak di setiap desa ada, tapi di tiap kecamatan ada,” jelasnya.

Jumlah angka kelahiran ternak di Lumajang saat ini, kata Gatot lumayan masih sangat tinggi. Ada 70 persen betina produktif yang slalu siap dibuahi untuk dikembang biakkan. “Di samping menjaga kesehatan, juga harus dilakukan deteksi birahi, kalau terdeteksi harus dibuahi,” terangnya.

Saat ini teknolgi peternakan terus dikembangkan, diantaranya untuk pengelolaan pakan, penanganan kesehatan, dan pengembangan budidaya ternak. Selain itu, pelatihan dan pembinaan teknis terus diberikan kepada kelompok ternak di tiap desa. “Tujuannya untuk peningkatan kualitas SDMnya,” pungkas Gatot. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top