Jelang Ramadan, Harga Gula Terus Merangkak NaikMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
24 Mei 2016

Jelang Ramadan, Harga Gula Terus Merangkak Naik

Posted by on 24 Mei 2016

Lumajang, Memo TImur_Menjelang bulan Ramadhan kurang beberapa hari lagi, sejumlah komoditi mengalami kenaikkan harga. Tak terkecuali untuk gula pasir, harga terus merangkak naik utamanya di dua minggu terkahir ini.


Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang, Bambang Suryo mengatakan, saat ini harga gula pasir di pasaran Rp 16.500 perkilogram. Bahkan di sejumlah pengecer harga menembus Rp 17.000 perkilogram.

Kakek Bau Tanah Cabuli 3 Bocah SD

Harga ini diprediksi terus merangkak naik hingga bulan Ramadhan. Bambang mengatakan, kenaikan harga gula pasir secara cepat terjadi di dua minggu terakhir ini. Dua minggu lalu, harga gula pasir masih kisaran Rp 14.000 perkilogram.

Menjelang bulan Ramadhan, dalam dua minggu ini naiknya secara secara cepat. Hingga saat ini di level 16.500 perkilogram,” ujarnya pada warawan, Senin (23/5).

Pada normalnya, kata Budi, harga gula pasir berada di kisaran 12.000 perkilogram. Untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga, operasi pasar akan dilakukan namun tidak dalam waktu dekat ini.

Kemungkinan ketika bulan puasa akan kita gelar operasi pasar untuk menstabilkan harga di kisaran 12.000,” ungkapnya.

Penyebab naiknya harga gula pasir, kata Budi masih belum diketahui pasti. Namun biasanya menjelang bulan Ramadhan kenaikan sejumlah komoditi pasti terjadi. Meski begitu, Budi mengklaim stok gula pasir di Lumajang masih aman.

Untuk penyebabnya masih belum diketahui pasti, namun stok gula pasir di Lumajang masih aman hingga lebaran nanti,” pungkasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dari pedagang. Kenaikan harga gula pasir sudah terjadi dari awal tahun 2016. Pada saat itu, harga gula pasir masih berada di kisaran Rp 10.000 perkilogram. Harga itu terus mengalami kenaikkan sedikit demi sedikit.

Dulu harganya di awal tahun 10 ribu, kemudian naik terus hingga sekarang,” ujar Kumairoh, salah satu pedagang. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top