Judi Jikie Omzet Belasan Juta, Diobrak AbrikMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
28 Mei 2016

Judi Jikie Omzet Belasan Juta, Diobrak Abrik

Posted by on 28 Mei 2016

Lumajang, Memo Timur_Praktek judi di wilayah Lumajang belakangan ini, masih marak ditemukan. Kondisi ini membuat Kepolisian Polres Lumajang geram. Tak mau kecolongan, apalagi, judi merupakan atensi yang harus diberantas.


Polres Lumajang dibackup oleh pasukan Pengurai Massa (Rainmas) Polda Jatim pada Kamis (26/5), sekitar pukul 23.00 WIB, melakukan operasi judi dan mengobrak abrik arena judi Jikie yang bertempat di pasar hewan lama Jalan Semeru, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang Kota.

Operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Lumajang, Kompol Drs. H. Sudarto, diback up personil Pengurai Massa (Rainmas) Polda Jatim, berhasil mengamankan sedikitnya 22 orang, 57 unit sepeda motor berbagai merk, seperangkat alat judi dan uang tunai sebesar 19.145.000 (Sembilan belas Juta Seratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah).

22 orang yang diamankan berikut Barang Bukti (BB), terus dibawa petugas ke Polres Lumajang, untuk diperiksa dan diproses hukum Mas,” kata salah satu petugas usai mengamankan Barang Bukti (BB) sepeda motor.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot Budi Hartono saat dikonfirmasi Memo Timur, Jum’at (27/5), membenarkan, jika jajaran Polres Lumajang bersama Rainmas Polda Jatim telah mengobrak abrik arena judi Jikie di pasar patok lama. ”Dulu pasar hewan, sekarang menjadi pasara burung Mas,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan judi itu, sebenarnya banyak orang yang diamankan oleh petugas gabungan. Namun, setelah dilakukan proses pemeriksaan, penyidik baru menetapkan 2 orang menjadi tersangka. Mad Hasim (43), warga Jalan Mujaer, Kelurahan Jogotrunan dan Sunaedi (44), warga Jalan Jenderal, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang Kota.

Hamili Anak Tetangga, Pria Beristri Diringkus

Usai menjalani proses pemeriksaan, kedua tersangka langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres Lumajang. Akibat perbuatannya, keduanya dijerat pasal 303 KUHP diancam hukuman maksimal 10 Tahun penjara.

Untuk BB motor masih tetap diamankan di halaman Polres itu. Semua motor itu bisa diurus oleh pemiliknya dengan membawa surat-surat motor seperti STNK dan BPKB asli. Jika tidak, jangan harap bisa keluar Mas,” pungkasnya.(cho)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top