Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Memo Timur_Sejak diperbolehkan kembali truk angkutan pasir beroperasi di wilayah Lumajang, kini keberdaannya semakin semrawut. Untuk itu, perlu dilakukan pengkajian ulang tentang ijin dari truk yang mengangkut pasir tersebut. Terlebih lagi, truk angkutan pasir itu sudah menyalahi aturan yang telah ditentukan.


Hampir setiap hari, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi truk pasir. Diataranya, truk yang mengankut pasir itu tidak dilengkapi dengan terpal penutup. Sehingga, pasir yang ada di atas truk itu bertebaran dan dapat menggangu pengendara yang berjalan di belakangnya.

Terkait hal Itu, Kapolres Lumajang, AKBP Raydian Kokrosono, SIK kepada sejumlah wartawan pada Selasa (10/5), mengatakan, akan meninjau ulang tentang ijin dan peraturannya. Namun demikian kata Kapolres, pihak yang bertanggung jawab dalam hal penertiban itu sendiri adalah wewenang dari pemerintah Kabupaten Lumajang, tepatnya Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang.

Untuk itu, pihaknya segera akan berkordinasi ulang dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan tindakan terhadap para pengemudi truk pasir yang menyalahi dan melanggar peraturan. “Kalau kami sendiri, tidak punya wewenang untuk melakukan penindakan melainkan atas kerjasama dari Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Ada 1.441 Kios Pasar yang Tak Difungsikan

Setelah dilakukan pengkajian ulang atas ijin dan peraturan tentang truk yang mengangkut pasir tersebut, diharapkan nanti tidak ada lagi truk-truk pasir yang berjalan seenaknya. “Bila nantinya masih ada yang melanggar, tentunya harus diberi tindakan tegas berupa tilang atau pencabutan ijin operasionalnya,” pungkas Kapolres. (tri)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: