Ad

Memo Timur Lumajang
19 May 2016

Lahan Tebu 12 Ha, Target Penggilingan 10 Ribu Ton Perhari

Posted by on 19 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Lahan pertebuan di wilayah Lumajang yang dikelolah oleh petani sendiri saat ini mencapai luas 12 ribu hektare. Dengan luas sekian, produktivitas hasil panen diasumsikan menghasilkan hingga 80 ton perhektar. Ini merupakan lahan pengairan non teknis atau tegal.


Melihat potensi ini, kapasitas giling tebu di pabrik gula di tahun 2019 ditargetkan naik menjadi 10 ribu ton perhari. Sedangkan di tahun 2016 sendiri, kapasitas giling masih mencapai 7 ribu ton perhari.

Lakukan Pungli, Mantan Kemenag Lumajang Ditahan Kejari

Untuk meningkatkan kapasitas giling per hari, revitalisasi di Pabrik Gula Jatoroto akan dilakukan. Pemerintah pusat telah mengucurkan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN). Selain PG Jatiroto, sejumlah pabrik gula di daerah lain juga mendapat bantuan serupa.

General Manager PG Jatiroto, Setya Narwanto mengatakan bahwa, anggaran revitalisasi sebesar Rp 400 miliar yang akan mulai diserap tahun ini. "Secara garis besar sudah dalam proses tender dengan perusahaan konstruksi nasional. Sudah dimulai perencanaan juga," katanya pada sejumlah wartawan seusai pertemuan dengan petani tebu di kantornya, Selasa (17/5).


Setya menjelaskan, revitalisasi ini sesuai dengan roadmap grand design pemerintah akan dikerjakan sampai tahun 2018 mendatang. Hingga pada masa giling tahun 2019 kapasitasnya didongkrak dari 7 ribu ton menjadi 10 ribu ton perhari. Dimana, masa giling PG dibatasi oleh opportunity bulan kering.

"Kurang lebih masing-masing PG di bulan kering diperkirakan akan melakukan masa giling antara 160 sampai 165 hari," ujarnya.

Diharapkan pada tahun 2019 mendatang, potensi tebu yang dihasilkan petani Lumajang pertahun bisa terserap PG Djatiroto dengan kemampuan kapasitas giling yang baru. Selain itu, revitalisasi ini diharapkan bisa memperbaiki kualitas gula hasil produksinya.

Setya Narwanto juga menjelaskan, untuk wilayah kerja PTPN XI ada dua PG yang mendapatkan anggaran revitalisasi dari pemeirntah pusat. Selain PG Djatiroto, masih ada PG Asembagus di Situbondo juga mendapatkan alokasi anggaran untuk direvitalisasi dengan target peningkatan kapasitas giling dari 3 ribu ton menjadi 4.500 ton perhari.

"Revitalisasi PG ini juga dengan harapan, sesuai roadmap grand strategi pemerintah bisa mewujudkan swasembada gula nasional pada tahun 2019 mendatang," ujarnya. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top