Ad

Memo Timur Lumajang
31 May 2016

Melawan, 2 Begal Sepeda Motor Ditembak

Posted by on 31 May 2016

Lumajang, Memo Timur_2 pelaku begal sepeda motor, terjungkal ke jalan setelah salah satu kaki keduanya, dibrondong timah panas oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang. Kedua begal yang dikenal cukup licin dan sadis itu, terpaksa dilumpuhkan karena menyerang petugas.
AKP Tinton Yudha Riambodo


Tembakan peringatan sudah kami keluarkan. Namun, kedua pelaku tak mengindahkan, terus menyerang anggota kami yang berusaha menangkapnya. Tak ada pilihan bagi kami, kecuali menembak kakinya,” tuturnya AKP Tinton Yudha Riambodo, Kasat Reskrim Polres Lumajang kepada Memo Timur, Senin (30/5), di kantornya.

Tilik Desa Burno Kecamatan Senduro

Begitu ambruk ke tanah, pihaknya terus mengevakuasi kedua pelaku menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, guna mendapatkan perawatan medis. Saat ini, keduanya masih berada di RS Bhayangkara dan mendapat pengawalan ketat dari anggota Polres Lumajang.

2 Begal yang kami yang tangkap bernama Sanan (44), warga Dusun Krajan, Desa Kaliboto, Kecamatan Jatiroto dan Richo Ariyanto (30), warga Timur Pasar Desa/ Kecamatan Jatiroto. Misalkan kami terlambat mengambil tindakan, mungkin anggota kami terluka Mas,” ujarnya.


Aksi begal sepeda motor yang dilakukan kedua pelaku, terjadi di Jalan Raya Desa Kaliboto arah ke Desa Jatiroto pada Kamis (26/5), sekitar pukul 21.30 WIB, kala itu korban yang diketahui bernama Suhul (31), warga Dusun Sumbergebang, Desa Merakan, Kecamatan Padang, perjalanan menuju ke Tanggul Jember, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 150.

Saat melintas di jalan Raya Desa Kaliboto, korban dipepet oleh dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat. Setelah berjalan beriringan, salah satu pelaku menendang korban, hingga terjatuh dari atas motornya.

Melihat korban terjatuh, kedua pelaku pun langsung turun dari atas motornya, berusaha mengambil motor milik korban. Kala itu, korban sempat melakukan perlawanan. Tapi sayang, beberapa saat kemudian korban ambruk, setelah dipukul oleh pelaku menggunakan sebatang kayu.

Melihat korban tidak berdaya, pelaku pun terus membawa kabur motor milik korban, dimana di dalam jok motornya terdapat uang tunai sebesar 30 juta milik korban. Beruntung, korban segera mendapat pertolongan warga, kemudian diantar ke Polsek Jatiroto. “Kasusnya, langsung ditangani oleh Sat Reskrim Polres Lumajang,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, diperoleh informasi jika sepeda motor milik korban sering dikendarai oleh Zaini (31), warga Dusun Curah Wedi, Desa/ Kecamatan Jatiroto. Berangkat dari petunjuk itulah, pihaknya terus mencari keberadaan Zaini kemudian menangkapnya. “Kami juga mengamankan motor Honda Vario yang diduga milik korban,” terangnya.

Saat menjalani proses pemeriksaan, kepada penyidik Zaini mengaku membeli sepeda motor dimaksud dari seorang rekannya bernama Sanan dan Richo Ariyanto seharga 4,5 juta. Tapi, menurut Zaini masih terbayar 3 juta.

Pihaknya pun terus mencari keberadaan kedua pelaku. Dasar lagi mujur, di tengah jalan menuju rumah kedua pelaku, pihaknya melihat keduanya berada di sekitar area persawahan. Tak mau kehilangan orang yang diburunya, pihaknya langsung menyergapnya.

Ketika hendak disergap, kedua pelaku langsung menyerang menggunakan celurit. Pihaknya langsung mengeluarkan tembakan ke atas sebagai tembakan peringatan, agar kedua pelaku menyerah. Namun, keduanya tak mengindahkan dan terus menyerang petugas.

Karena perbuatan kedua pelaku sangat membahayakan, apalagi mengancam akan keselamatan petugas, terpaksa pihaknya melumpuhkan keduanya dengan timah panas di kakinya. Barang Bukti yang kami amankan 3 unit sepeda motor matic, 1 buah kunci T, 2 buah celurit lengkap dengan kerangkanya serta 1 buah jaket pelak. “Kasus ini masih kami kembangkan Mas,” tegas Kasat Reskrim, AKP Tinton. (cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top