Naskah UN SMP Aman dan Tanpa Ada KendalaMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
9 Mei 2016

Naskah UN SMP Aman dan Tanpa Ada Kendala

Posted by on 9 Mei 2016

Lumajang, Memo Timur_Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat digelar Senin (9/5). Berbagai persiapan sudah dilakukan Dinas Pendidikan untuk mensukseskan UN tahun ini. Diantarananya, pengamanan dan pendistribusian naskah UN bersama pihak kepolisian.
Agus Salim


Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Agus Salim mengatakan, naskah UN sudah tiba di Lumajang pada Selasa (3/5), lalu yang diambil dari Surabaya. Dengan pengawalan dari pihak kepolisian, naskah diamankan di Polres Lumajang.

Sehari setelahnya, masih dalam pengamanan dari kepolisian para kepala sekolah bersama-sama anggota sub rayon melakukan pembongkaran naskah dari mobil yang masih tersegel. Selanjutnya dilakukan pemilahan naskah dan penataan untuk memudahkan pembagian ke sub rayon.

Curi Helm, Dua Pelajar MA Babak Belur

Setelah selesai, naskah ditempatkan di ruang khusus di Polres Lumajang dan disegel kembali serta diberi garis polisi. “Setelah kita packing, kemudain ditempatkan di ruang khusus di Polres dan diamankan,” terang Agus saat dihubungi Memo Timur, Minggu (8/5).

Pada hari Jum’at (6/5), naskah mulai dipindahkan ke Polsek di 21 kecamatan sesuai dengan Sub Rayon dengan pengamanan dari kepolisian. Di Polsek, naskah juga ditempatlkan di ruangan khusus dan dijaga ketat.

Dari Polres dipindahkan ke Polsek masing-masing Sub Rayon, Polsek ditempati untuk pengamanan,” terang Agus.

Selanjutnya di hari-H, naskah mulai didistribusikan ke masing-masing sekolah penyelenggara ujian. “Sesudah selesai total. Semuanya lancar dan diamankan,” ujar Agus.

Informasi dari Dinas Pendidikan, usai dilakukan validasi kembali ada perubahan jumlah totak peserta UN. Agus mengatakan, ada 14.721 siswa yang akan mengikuti UN tingkat SMP tahun ini. Dengan rician, 9.836 siswa SMP, 4.652 siswa MTs, 229 siswa Paket B, dan 4 siswa SMPLB.


Tahun ini 242 sekolah penyelenggara UN, dengan rincian 124 SMP, 104 MTS, 12 Paket B, dan 2 SMPLB. Sementara pemantauan dari pemerintahan dakan dilakukan selama 2 hari di sejumlah sekolah. Ada 3 tim pengawas yang telah dibentuk.

Bupati dan semua SKPD akan melakukan pemantauan selama 2 hari di sejumlah sekolah. Sudah dibentuk 3 tim pemantauan,” pungkas Agus. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top