Ad

Memo Timur Lumajang
30 May 2016

Operasi Gabungan Jelang Ramadhan

Posted by on 30 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Menjelang datangnya bulan suci romadhon yang tinggal sepekan lagi, Polres Lumajang dengan melibatlkan personil Kodim 0821 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) diback up personil Rainmas Polda Jatim, gencar melakukan operasi dalam rangka cipta kondisi.
Ipda H. Gatot Budi Hartono


Operasi yang berlangsung pada Sabtu malam (28/5), mulai pukul 21.00 hingga 01.00 WIB, dengan sasaran orang yang dicurigai berbuat tindak pidana kejahatan, Senjata Tajam (Sajam), Senjata Api (Senpi), Bahan Peledak (Handak), kendaraan yang tak dilengkapi dengan surat-surat serta sejumlah warung yang menjadi tempat gerombolan muda-mudi.

Operasi gabungan kemarin malam itu, polgab berhasil mengamankan 17 sepeda motor berbagai merk, karena tidak dilengkapi dengan surat-surat, 15 pemuda karena kedapatan sedang pesta Minuman Keras (Miras), bersama beberapa botol Aqua berisi oplosan Miras.

Pembukaan Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika

Selain itu, petugas juga mengamankan 2 pemuda karena kedapatan membawa Senjata Tajam (Sajam), jenis pisau dan Roti Kalung. Kedua pemuda itu bernama M. Ghofur (23), warga Dusun Wringin Anom, Desa Karanglo, Kecamatan Kunir dan Bayu (18), warga Dusun Tambengan, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto.

Hasil operasi itu langsung dibawa petugas menuju ke Mapolres Lumajang diangkut dengan kendaraan patroli dan truk polisi Mas,” ungkap Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot Budi Hartono saat dikonfirmasi Memo Timur, Minggu (29/5), via ponselnya.

Lanjut Gatot, setiba di Mapolres Lumajang belasan pemuda yang diamankan petugas langsung menjalani proses pemeriksaan dari penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim). Usai menjalani pemeriksaan, belasan pemuda tersebut langsung diberikan pembinaan, dengan tujuan agar ke depan tidak melakukan perbuatan yang sama.

Untuk 2 pemuda yang membawa Sajam, ya terus menjalani proses pemeriksaan lanjutan guna proses hukum selanjutnya. Apalagi, keduanya sudah tergolong dewasa. Tidak ada alasan untuk tidak diproses secara hukum Mas,” ungkapnya lagi.

Ditanya bagaimana dengan belasan sepeda motor yang juga diamankan dalam operasi itu, dengan tegas Gatot menyampaikan, para pemilik motor itu bisa mengurus dan mengeluarkan sepeda motornya, kapan saja setiap hari kerja.

Syaratnya, pemilik motor harus membawa STNK dan BPKB. “Jika motor kredit atau BPKB nya dibuat jaminan di Bank atau koperasi, cukup STNK dan foto copy BPKB disertai surat keterangan Bank atau koperasi bersangkutan, motor sudah bisa keluar Mas,” pungkasnya.(cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top