Pelanggar Lalin, Jumlahnya Tembus Angka SeribuMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
25 Mei 2016

Pelanggar Lalin, Jumlahnya Tembus Angka Seribu

Posted by on 25 Mei 2016

Lumajang, Memo Timur_Kurang dari sepuluh hari Operasi Patuh Semeru 2016 digelar, petugas dari Satlantas Polres Lumajang sudah berhasil mengamankan lebih dari seribu kendaraan sepeda motor. Dari cacatatan petugas, rata-rata dalam sehari ada seratus lebih pengendara sepeda motor yang terjaring. Mulai dari pelanggaran tidak memilki SIM, STNK serta kendaraan protolan.


Rencananya, Operasi Patuh Semeru 2016 itu akan digelar selama 14 hari terhitung sejak tanggal 16 Mei sampai 29 Mei 2016. Adapun sasarannya adalah, pengendara kendaraan roda 4 maupun roda 2. Operasi akan dilakukan secara bergilir pada situasi dan tempat yang berbeda. ”Pelaksanaanya akan dilakukan secara pindah-pindah Mas,” ujar KBO Satlantas Polres Lumajang, Iptu Setyo Budi kepada Memo Timur, Selasa (24/5).

Adapun maksud dan tujuan dilakukan Operasi Patuh Semeru 2016 itu adalah, untuk menerapkan patuh berlalu lintas kepada setiap pengendara yang ada di jalan raya. Setiap pengedara roda 2, wajib memiliki SIM serta membawa saurat-surat dan kelengkapan sepeda motornya.

Bagi pengendara yang tidak membawa SIM atau kelengkapan lainnya, maka kendaraannya akan diamankan,” tegas Setyo Budi. Selanjutnya, mereka bisa mengambil kembalai kendaraannya setelah melalui proses sidang yang akan dilaksanakan setiap hari Rabu di Pengadilan Negeri (PN) Lumajang.

Belum Ditemukan, 2 Pendaki Hilang Sempat Kirim SMS

Diakui, kesadaran tetang tata tetib berlalu lintas di Lumajang masih rendah. Hal itu terbukti, banyaknya pengendara sepeda motor yang terjaring saat digelar razia. Bahkan rata-rata setiap harinya, jumlah pelanggar sekitar 100 orang. ”Belum genap sepuluh hari, jumlah pelanggaran tembus angka seribu pelanggar,” paparnya.

Dengan digelarnya Operasi Patuh Semeru 2016 ini, diharapkan ke depan kesadaran masayarakat akan patuh berlalau lintas akan tinggi. Sehingga, jumlah pelanggaran serta angka kecelakaan di jalan raya bisa menurun. “Jika kesadaran masyarakat akan berlalu lintas cukup tinggi, secara otomatis, jumlah kecelakaan akan berkurang,” pungkasnya. (tri)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top