Ad

Memo Timur Lumajang
11 May 2016

RSUD Dr. Haryoto Tambah 40 Kamar Ekonomi

Posted by on 11 May 2016

Lumajang, Memo TImur_Setelah mendapat sorotan dan kritikan dari berbagai pihak, termasuk dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang. Kini pihak pengelolah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Haryoto Lumajang, mulai melakukan perbaikan dalam hal pelayanan, termasuk penambahan kamar bagi pasien kelas ekonomi yang jumlahnya mencapai 40 kamar.
dr Indrayudi Kresna Wardhana


Demikian yang dijelaskan oleh Plt. Direktur RSUD Dr. Haryoto Lumajang, dr. Indrayudi Kresna wardhana kepada Memo Timur, Selasa (10/5), siang kemarin. Meski demikian, jumlah kamar baru yang dipersiapkan itu sudah mulai dipenuhi pasien. “Begitu mendengar ada penambahan kamar, langsung diserbu oleh pasien yang sebelumnya tidak tertampung,” jelasnya.

Diakui, beberapa minggu terakhir jumlah pasien khususnya kelas 3 atau kelas ekonomis terus bertambah. Sehingga, jumlah kamar yang tersedia di RSUD itu tidak mencukupi untuk menampung pasien-pasien baru. Akibatnya, banyak dari para pasien terpaksa dirawat di luar ruangan.

Namun ketika ada pasien yang dirawat di dalam ruangan itu pulang, langsung digantikan dengan pasien yang berada di luar ruangan,” paparnya. Hal itu yang dilakukan pihaknya selama berhari-hari. Namun mengenai penanganan, untuk pasien yang ada di luar dan di dalam ruangan semuanya sama.

TV Kabel Bodong Bakal Ditangani Dishub

Selain itu, lanjut dr Indrayudi, pihaknya selama ini sudah bekerjasama denga pihak rumah sakit swasta, termasuk dengan Rumah Sakit Islam (RSI) dan Bhayangkara Lumajang. langkah itu dimaksudkan, agar setiap pasien yang datang akan mendapat penanganan sesuai dengan sakit yang dideritanya.

Diakui pula bahwa, kurangnya jumlah dokter sepesialis yang dimiliki oleh pihak RSUD, jumlahnya sangat terbatas. Sehingga, banyak dari para pasien yang pergi berobat pada rumah sakit besar yang ada di luar kota. “Dokter sepesialis yang kami miliki jumlahnya memang tebatas. Sehingga, kami tidak menyalahkan apabila ada pasien yang berobat di rumah sakit luar daerah,” ujarnya.


Sementara itu sumber lain menyebutkan, banyaknya pasien yang sekarang datang ke rumah sakit. Hal itu dikarenakan, adanya program dari pemerintah tentang BPJS kesehatan yang gratis. Sehingga, hal itu mulai dirasakan oleh kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari pihak rumah sakit secara gratis.

Padahal sebelum ada program Jamkesmas, masyarakat yang tinggal di pedesaan, jika sakit lebih memilih berobat ke Puskesmas setempat. “Masyarakat yang mulai tahu jika berobat ke rumah sakit sekarang gratis, maka sekarang ini banyak pasien yang datang ke rumah sakit daripada ke Puskesmas,” tuturnya.(tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top