Temukan KIP Salah SasaranMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
30 Mei 2016

Temukan KIP Salah Sasaran

Posted by on 30 Mei 2016

Lumajang, Memo Timur_Program bantuan pemerintah untuk pendidikan yang dikemas dalam Kartu Indonesia Pintar (KIP) sudah dibagikan di Lumajang. Namun belakangan diketahui bantuan tersebut diduga banyak salah sasaran pada penerima.


Di Desa Jatigono, Kecamatan Kunir misalnya, ditemukan sejumlah pemilik KIP yang seharusnya tak berhak menerima. Putut Heru, tokoh masyarakat setempat menceritakan, ada pemilik KIP yang dirasa mampu secara ekonomi, lulus sekolah, dan sudah bekerja.

Bahkan ada yang sudah dropout sekolah dan sudah menikah tapi tetap dapat bantuan,” ujar Heru pada Memo Timur, Jum’at (27/5).

Mengetahui hal ini, Heru kemudian melaporkan pada Kepala Dusun dan Kepala Desa setempat. Ia juga menanyakan, penyebab bantuan tak tepat sasaran dan siapa yang melakukan pendataan. “Karena masih banyak warga yang kurang mampu namun tak tersentuh bantuan,” ucapnya.

Namun pihak dari desa menyampaikan, kata Heru, jika data penerima sudah ada dari pusat. Pihak desa hanya bertugas membagikan KIP pada penerima sesuai dengan data. “Pihak desa juga tak tahu banyak, katanya data sudah ada,” pungkasnya.


Kepala Dinas Pendidikan, Imam Suryadi saat dikonfirmasi mengatakan, jika yang bertanggungjawab mendistribusikan KIP adalah pihak ketiga sebagai pelaksana. Pasalnya, KIP sudah disubkan pada pihak ketiga yang memenangkan tender.

Pajak Tak Boleh Dihutang

Imam menyebutkan, pihak tender pelaksana yang dimaksud adalah PT. SAP. Namun ia tidak mengetahui proses pendataannya seperti apa. Dinas Pendididikan hanya diberikan tugas untuk menyampaikan pada semua kepala sekolah, agar siswanya yang dapat KIP untuk didata. “Tugas sepenuhnya ada pada tender,” jelasnya.

Namun hingga saat ini, Dinas Pendidikan tidak pernah dihubungi oleh pihak pelaksana KIP. Imam mengatakan, pihaknya juga tidak tahu persis proses di lapangan dalam pendistribusian KIP. “Data penerima dan berapa besaran bantuan kita tidak tahu persis,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Sosial Lumajang, Abdul Khodir dan pihak tender belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan terkait hal ini. Pesan singkat yang dikirim Memo Timur kepada Kepala Kantor Sosial Lumajang juga belum dibalas. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top