Tilik Desa Kalipenggung Kecamatan RanduagungMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
18 Mei 2016

Tilik Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung

Posted by on 18 Mei 2016

Lakukan Pembangunan Nyata, Lunasi Janji pada Masyarakat

Lumajang, Memo Timur_Bupati Lumajang, Drs. H. As'at Malik, M.Ag berserta jajaran kembali melakukan tilik desa untuk ketiga kalinya tahun ini. Tilik desa digelar di Wilayah Kerja (Wilker) Kecamatan Klakah, Kedungjajang, Randuagung, dan Ranuyoso yang bertempat di Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung selama 2 hari, Selasa-Rabu (17-18 Mei 2016).


Mengawali Tilik Desa di balai desa setempat, bupati menyampaikan agar anggaran yang telah dikucurkan untuk desa agar benar-benar digunakan untuk pembangunan yang nyata. Pembangunan yang bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. "Mari lakukan pembangunan nyata, untuk melunasi janji pada masyarakat,” ujarnya.

Selain Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), pemerintah juga telah menganggarkan untuk pembangunan infrastruktur. Untuk ADD dan DD, bupati menyebutkan sangat besar, sehingga pemerintah desa harus mengalokasikan dana dengan sebaik-baiknya. Ia menjelaskan, untuk Kecamatan Klakah mendapat total dana 8 milyar, Kecamatan Randuagung 15 milyar, Kedungjajang 14 milyar, dan Ranuyoso 13 milyar.

Dengan dana sebesar ini, Kepala Desa (Kades) juga dihimbau agar benar-benar mengurus dengan baik dana yang telah ada. “Kalau tidak diurus dengan baik, maka akan berurusan dengan jajaran penegak hukum seperti kepolisian dan Kejaksaan,” katanya.

Sementara pembangunan infrastruktur dari pemerintah nilainya juga cukup besar yang akan dilaksanakan di tiap-tiap kecamatan. Untuk tahun ini pembanguan infrastruktur di Kecamatan randuagung dianggarkan 498 juta, Klakah 12 milyar, Kedungjajang 3 milyar, dan Ranuyoso 4 milyar.

Semalam, 2 Rumah Warga Sumbersuko Jadi Sasaran Rampok

Ia juga meminta kepada para camat agar senantisa turun ke lapangan untuk mengontrol. Masyarakat juga harus ikut mengawasi, sehingga ketika ada pelaksanaan yang tidak bagus bisa disampaikan langsung. “Kalau tidak bagus berarti pelaksanaannya tidak bagus,” tegas bupati.

Seperti tilik desa sebelumnya bupati dan jajaran akan bermalam di desa setempat. Sejumlah kegiatan akan dilaksanakan selama 2 hari yang melibatkan masyarakat. Untuk sore hari, akan diadakan kerja bhakti. Malam harinya ada pengajian umum di masjid setempat dan gelaran dangdut di lapangan desa. Keesokan harinya juga akan banyak kegiatan dari pagi hari. Dari sepeda santai, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis, bazar, hingga pelayanan kesehatan hewan gratis.


Ketua DPRD Lumajang, H. Agus Wicaksono, S.Sos mengatakan, tilik desa adalah bentuk semangat pemerintah dalam memberikan kontribusi pada masyarakat. Eksekutif dan legislatif akan bersama-sama dalam memberikan pelayanan publik yang baik.

Kita punya semangat, dan memberikan energi yang terbaik bagi Lumajang yang kita cintai,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Selanjutnya, ia menghimbau agar anggaran dana yang dikucurkan, bisa dimaksimalkan untuk membangun desa yang lebih maju. Pemerintah juga akan terus memberikan motivasi dengan turun langsung untuk melihat permasalahan yang ada.

Pemerintah bukan hanya memperlihatkan program, namun melihat langsung apa yang menjadi masalah dan solusinya akan dilakukan oleh SKPD,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Kalipenggung, H. Hajer mengaku bangga karena desanya dipilih sebagai kegiatan tilik desa. Ia berharap, dengan kedatangan Bupati dan jajaran bisa melihat langsung kondisi infrastruktur di desa.

Saya bangga dengan keberadaan tilik desa di sini, semoga infrastruktur di Desa Kalipenggung bisa diperbaiki lagi,” ujarnya. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top