Ad

Memo Timur Lumajang
11 May 2016

TV Kabel Bodong Bakal Ditangani Dishub

Posted by on 11 May 2016

Lumajang, Memo Timur_Menanggapi maraknya saluran TV kabel yang tak berizin di Lumajang, pengupayaan penertiban terus dilakukan. Pagi tadi, Selasa (10/5) Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag melakukan rapat koordinasi dengan Satpol PP, Kantor Pelayanan Terpadu (KPT), dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Drs Basuni


Hasilnya, urusan TV kabel akan diserahkan kepada Dishub sebagai leading sector. Hal ini dilakukan mengingat di Lumajang masih belum ada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) seperti di daerah lain.

Namun masalah pengurusan perizinan TV kabel masih tetap dilakukan di KPT. Sementara untuk urusan penindakan dan penertiban terhadap TV kabel yang melanggar tetap dilakukan oleh Satpol PP.

Sementara ini urusan TV kabel akan dilakukan oleh Dishub,” ujar Kepala Satpol PP Lumajang Basuni saat dihubungi Memo Timur.

Pada Peraturan Bupati (Perbub) No. 18 Tahun 2013 terkait penyiaran, kata Basuni, juga belum lengkap. Sehingga masih kesusahan untuk mengatur leading sector yang akan menangani hal tersebut.

Korban Ikan Buntal Berangsur Membaik

Perbub tersebut rencananya akan segera diperbaruhi Bagian Hukum untuk menentukan leading sector yang tepat dalam penanganan TV kabel. Basuni mengatakan, urusan TV kabel bisa dilakukan antara Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) atau Dishub.

Perbub tersebut akan diubah, bisa Humas atau Dishub yang akan menangani nantinya,” terangnya.

Basuni menegaskan, saat ini di Lumajang tercatat hanya Lumajang Vision saja yang sudah mengantongi izin operasional. Perusahaan tersebut sudah mengantongi izin dari Kementerian, Provinsi, dan Kabupaten.

Sedangkan satu perusahaan TV kabel lainnya yang masih bermasalah, yakni Bintang Cemerlang, karean izin yang dikantongi hanya untuk beroperasi di wilayah Jember. Satpol PP segera menghubungi pihak terkait untuk penindakan lebih lanjut.


Ini berlaku juga kepada saluran TV kabel lainnya di seluruh wilayah Lumajang yang tak mengantongi izin. Satpol PP terus melakukan penelusuran dan mendata saluran TV kabel yang masih belum berizin.

Yang bermasalah akan kita datangi. Selang dua sampai tiga hari ini akan kita pelajari bersam penyidik,” tegasnya.

Basuni menerangkan, saat sudah banyak perusahaan TV kabel skala kecil yang tak memiliki izin yang sudah bergabung dengan Lumajang Vision. Mereka bekerjasama dengan sistem bagi hasil.

Yang kecil-kecil sudah bekerjasama dengan Lumajang Vision,” pungkasnya. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top