Adu Mulut, Warga Tewas Dibacoki Geng MotorMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
6 Juni 2016

Adu Mulut, Warga Tewas Dibacoki Geng Motor

Posted by on 6 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Lagi, aksi pengeroyokan dengan pembantaian terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, korbannya adalah Suliyadi (27), lelaki asal Dusun Darungan, Desa Merakan, Kecamatan Padang. Korban tewas dengan kondisi luka bacokan di sekujur tubuhnya. Kini, kasus tersebut masih ditangani pihak Polsek Sukodono dibantu anggota Satreskrim Polres Lumajang.


Awalnya, korban ditemukan tewas di Jalan Veteran Lumajang, Sabtu (4/6), malam, sekitar pukul 21.00 WIB. saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Haryoto Lumajang. Informasi sebelumnya, sekitar pukul 20.30 WIB. telah terjadi aksi pengeroyokan di dekat jembatan Jalan Dusun Sidomulyo, Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono.

Saat itu, korban sedang duduk di atas jembatan seorang diri. Tak lama kemudian, ada sekelompok orang berboncengan degan mengendarai lebih dari 5 unit kendaraan. Mengetahui korban sedang duduk di atas jembatan, sekelompok anak muda itu lalu berhenti. Entah apa yang diperebutkan, saat itu antara korban dengan sekelompok anak muda itu terjadi adu mulut dan saling dorong.

Polisi Ungkap Pembunuhan Nogosari, 6 Pelaku Diringkus

Bahkan diketahui, saat itu korban sempat lari menghindari sekelompok anak muda tersebut. Namun tak lama kemudian, korban diketahui tergeletak di pingir jalan dengan kondisi luka bacokan di sekujur tubuhnya. “Pada saat saya mendekat, mereka sudah kabur kerah selatan dan saya lihat korban terkapar di pingir jalan,” ujar Tobat (55), saksi mata yang sempat melihat kejadian itu.


Diduga, setelah aksi pengeroyokan tersebut korban lalu dijemput oleh temannya bernama Adi Ariston (23), asal Dusun Krajan, Desa Tanggung, Kecamatan Padang kemudian dibonceng mengedarai sepeda motor Suzuki FU Nopol N 5562 YN akan dibawa ke RSUD Dr, Haryoto Lumajang.

Mungkin karena luka yang dialami korban cukup parah, akhirnya korban lemas dan terjatuh saat dibonceng sepeda motor. Tak lama kemudian, ambulan dari Rumah Sakit datang dan langsung mengangkut korban untuk dibawa ke Rumah Sakit. Namun sayang, nyawa korban sudah tak tertolong lagi.

Sementara itu, Kapolsek Sukodono, AKP Bambang Supeno ketika dikonfirmasi seputaran kasus tersebut, pihaknya masih belum tahu persis apa motif dibalik aksi pengeroyokan dan pembunuhan itu. “Untuk sementara, kami masih terus mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan dari saksi yang ada di lapangan termasuk pihak kelurga korban,” tegasnya. (tri)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top