Belasan Rumah Nelayan, Terendam Air LautMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
6 Juni 2016

Belasan Rumah Nelayan, Terendam Air Laut

Posted by on 6 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Derasnya ombak pantai selatan pada Minggu siang (5/6), sekitar pukul 12.30 WIB, membuat belasan rumah nelayan yang terletak di tepi pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, terendam air laut.
Hendro Wahyono


Saking derasnya ombak, satu dari belasan rumah nelayan itu roboh, karena tidak kuat menahan terjangan air laut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kemarin siang ini, namun kondisi ini membuat para nelayan bingung dan panik, kemudian berlarian menuju ke rumahnya, untuk menyelamatkan harta bendanya.

Kejadian ini, benar-benar membuat saya bersama rekan-rekan senasib bingung dan panik. Betapa tidak, wong ombaknya cukup deras Mas,” tutur Bambang Supriyadi saat ditemui sejumlah media.

Aksi Carok Dipicu Saling Tatap Pandangan

Selain terendam air laut, belasan rumah nelayan tersebut juga dimasuki material pasir laut setinggi 1 meter. Alhamdulillah, dibantu petugas dari TNI, Polri dan BPBD, material pasir sudah berhasil dikeluarkan. Meski sudah bersih, namun masih takut untuk menempati, khawatir terjangan ombak kembali terjadi. “Sementara, rumah ini kami kosongkan, khawatir ada terjangan ombak susulan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono ketika dikonfirmasi Memo Timur via ponselnya mengaku sudah mengerahkan personil BPBD ke lokasi, untuk membantu mengamankan harta benda milik korban.

Belasan personil BPBD sudah berada di lokasi, untuk membantu para korban. Tidak ada korban jiwa, namun satu rumah nelayan roboh karena terjangan ombak,” tegas Hendro Wahyono.(cho)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top