Ad

Memo Timur Lumajang
16 June 2016

Berawal dari Pesta Miras, Berakhir pada Perkosaan

Posted by on 16 June 2016

Lumajang, Memo Timur_Gara-gara mabuk akibat pesta minuman keras (Miras), Andyk Sofyan (24), warga Dusun Karanganyar, Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, tega menyetubuhi Mawar (14), warga Desa Pandansari, Kecamatan Senduro, pada Minggu (5/6), dini hari.
jaman


Akibat ketegaannya itu, Andik Sofyan diringkus oleh jajaran unit Reskrim Polsek Senduro pada Kamis malam (9/10), sekitar pukul 23.00 WIB, di wilayah Lumajang Kota. Untuk keperluan proses pemeriksaan terhadap kasus yang diperbuatnya, pelaku langsung digelandang menuju ke Mapolsek Senduro.

Kapolsek Senduro AKP Jaman, SH saat dikonfirmasi Memo Timur membenarkan jika jajarannya telah berhasil menangkap pelaku tindak pidana pemerkosaan alias persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebuah rumah yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Pelaku Sudah kami tahan, sekarang ya sudah meringkuk di sel tahanan Polsek Senduro Mas,” tutur AKP Jaman.

Geger Video Mesum Pelajar SMP

Pemerkosaan itu bermula ketika korban menelpon pelaku Minggu (5/6), untuk dijemput dari tempat dia bekerja, untuk diantar pulang ke rumahnya. Karena pelaku berhalangan, akhirnya korban dijemput teman pelaku bernama Ahmad Tarmizi, warga Dusun Karangmulyo Kulon, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe.

“Sebenarnya, korban sudah dijemput dan diantar sampai ke rumahnya, oleh teman pelaku itu,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, teman pelaku itu mengajak korban jalan-jalan ke rumah rekannya bernama Ali hingga pukul 20.00 Wib. Beberapa menit kemudian, pelaku datang terus mengajak korban bersama 3 rekannya ke sebuah warung di Desa Purworejo, Kecamatan Senduro, dan membeli minuman keras jenis arak.

Di warung itulah, pelaku bersama 3 rekannya langsung pesta arak. Korban pun juga dipaksa minum arak itu, hingga tak sadarkan diri. “Korban sadar pada keesokan harinya, Senin (6/6), di rumah saudara pelaku itu. Korban juga tidak tahu, jika dirinya sudah disetubuhi oleh pelaku,” jelasnya.


Dasar lagi harus sial, pada saat korban sadar, pelaku mendatangi korban kemudian mengatakan apabila telah menyetubuhi dirinya. Mendengar ucapan pelaku, korban terus pulang kemudian melaporkan terhadap orang tuanya.

Tak terima putrinya diperkosa, orang tua korban didampingi kerabatnya bernama Nikmat (35), warga Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, terus melaporkan peristiwa yang menimpa Mawar ke Mapolsek Senduro.

“Pelaku ditangkap, berangkat dari laporan orang tua korban. Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan. Yang jelas, pelaku dijerat pasal 81 UURI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 Tahun penjara,” tegasnya.(cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top