Bupati Wacanakan Desa MandiriMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
2 Juni 2016

Bupati Wacanakan Desa Mandiri

Posted by on 2 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik memiliki wacana untuk menerapkan desa mandiri pada seluruh desa di Lumajang. Nantinya desa memiliki hak yang lebih luas untuk mengatur dalam kemandirian yang mencakup 3 hal: masyarakat, pemerintahan, dan ekonomi.
Nurwachid Aliyusro


Kemandirian desa ini berguna agar desa lebih berkembang dan mengatur sendiri desa sesuai dengan potensi yang ada di daerah tersebut. Hal ini sangat memungkinkan, karena desa memiliki kewenangan untuk mengelolah dan memanfaatkan potensi yang ada.

Sehingga tiap-tiap desa diharap bisa memakmurkan warganya dengan meningkatkan ekonomi secara mandiri. Desa juga harus pandai menata pemerintahan, sehingga tatanan dan aturan berjalan sesuai dengan yang sudah ditentukan.

36 M, Gaji ke-13 Cair Bulan Juni

Desa mandiri, juga sesuai dengan misi Presiden Indonesia Joko Widodo, yang mulai pembangunan dari pinggiran, salah satunya adalah desa.

Namun ini masih wacana, Bupati masih mendalami dan membuat gagasan,” ucap Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Lumajang, Nurwachid Aliyusro, saat memberikan materi pada peserta diklat Manajemen dan Kepemimpinan bagi Tim Penggerak Pemberdayaan Masyarakat, di kantor Diklat Lumajang, Rabu (1/6).

Namun dalam penerapannya, pemerintah tetap melakukan pendampingan dan pengontrolan. Sinergitas tetap terus dilakukan dan ditingkatkan untuk membentuk desa mandiri. Indikator kemandirian juga harus ditentukan dengan jelas, sehingga desa benar-benar sukses dalam kemandirian.


Salah satu cara untuk mensukseskan desa mandiri, kata Nurwachid, kini Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) lebih dibesarkan anggarannya. Sehingga desa lebih maksimal dalam melakukan pembangunan.

Nurwachid mencontohkan, 3 hal kemandirian yang diberikan pada desa, seperti pada pemerintahan, desa harus mampu mengatur perangkat desa sendiri, hingga mekanisme serta evaluasi harus dilakukan sendiri.

Sedangkan di bidang ekonomi, desa harus mampu menompang perekonomian agar lebih meningkat. “Salah satunya seperti melalui program desa wisata yang bisa berdampak bagi perekonomian desa,” kata Nurwachid. Selanjutnya untuk masyarakat mandiri, desa harus bisa mensukseskan program desa siaga. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top