Ad

Memo Timur Lumajang
6 June 2016

Curi Motor Jatuh, Ditangkap Massa

Posted by on 6 June 2016

Lumajang, Memo Timur_Budiono (20), duda asal Dusun Tungmaling, Desa Ranulagong, Kecamatan Randuagung harus mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolsek Sukodono. Lantaran ia ditangkap massa ketika terjatuh membawa kabur sepeda motor Yamaha Vega warna orange Nopol W 3853 XW milik Toni Mardianto (19), asal Dusun Ngglundung, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Kota Lumajang.


Jumat (3/6), malam, sekitar pukul 1930 WIB. di halaman depan rumah teman korban di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono. Keterangan korban, malam itu ia sedang berkunjung ke rumah temannya dengan mengedarai sepeda motornya. Setiba di depan rumah korban, ia langsung turun lalu memarkir kendaraannya.

Tak lama kemudian, ia mendengar ada suara sepeda motor yang distater. Curiga, ia lalu beranjak dari tempat duduk kemudian berjalan ke pintu untuk melihat sepeda motor miliknya yang diparkir. Ia kaget, ternyata sepeda motor itu sudah ada di luar pagar dikendarai orang lain.

Waktu itu saya sempat mengejar sambil teriak maling sambil melemparkan helem ke arah pelaku itu Pak,” terang korban. Mengetahui sepeda motornya dibawa kabur, ia lalu mengejar dengan mengendarai sepeda motor milik temannya. Setiba di barat pasar Sukodono, pelaku belok ke kiri melintas di jalan aspal yang baru diperbaiki.

Melihat di depannya ada orang yang sedang pengajian, pelaku berusaha belok dan menghindar dari kerumunan warga tersebut. Apesnya, pelaku terjatuh dan terjungkal karena kendaraannya terpeleset pasir jalan aspal yang baru diperbaiki. ”Pada saat pelaku terjatuh, saya minta bantuan warga untuk menangkapnya Pak,” akunya.

Tak berapa lama kemudian, pelaku berhasil ditangkap lalu diserahkan kepada petugas Polsek Sukodono yang datang ke lokasi. Kemudian, pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Sukodono berikut barang- bukti (BB) sepeda motor yang sempat dibawa kabur oleh pelaku.

Jalur Pantai Watugodeg Resmi Ditutup

Kepada petugas, pelaku berterus terang jika ia telah mencuri kendaraan itu dengan menggunakan kunci leter T yang telah dibawanya dari rumah. Bahkan ia mengaku, jika aksi itu dilakukan bersama satu temannya yang berhasil kabur. ”Mengetahui saya tertangkap, teman saya langsung kabur Pak,” jelas pelaku.

Guna proses penyidikan, pelaku lalu dijebloskan ke dalam sel tahanan dan terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. ”Untuk ancaman hukumannya sekitar enam tahun penjara,” tegas Kapolsek Sukodono, AKP Bambang Supeno ketika dikonfirmasi Memo Timur di ruang kerjanya malam itu. (tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top