Dinas Peternakan Temukan Penyembelihan Ayam Potong Tidak SempurnaMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
29 Juni 2016

Dinas Peternakan Temukan Penyembelihan Ayam Potong Tidak Sempurna

Posted by on 29 Juni 2016

MemoTimur - Dinas Peternakan Lumajang menemukan sejumlah ayam potong yang dijual pedagang dengan kondisi penyembelihan tidak sempurna. Kondisi seperti ini membuat hasil sembelihan ayam potong diragukan kehalalannya.
www.memolumajang.com


Temuan ini didapat saat Dinas Peternakan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Lumajang untuk mengecek kualitas daging pada pedagang ayam potong dan daging potong, Selasa (28/6). Di salah satu pedagang, terdapat sejumlah ayam potong dengan kondisi tenggorokan tidak putus sesuai dengan anjuran penyembelihan.

“Ada penyembelihannya tidak sempurna, tenggorokannya tidak putus. Secara muslim tidak layak atau tidak halal,” ucap Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Muhammad Samsudin pada wartawan di sela-sela kegiatan sidak.

Adanya temuan ini, Dinas Peternakan kemudian memisahkan sejumlah ayam potong tersebut, namun tidak sampai menyitanya. Selanjutnya pedagang diberikan pemahaman dan saran agar menjual ayam potong yang sesuai.

“Kita tidak bisa menyitanya. Karena pasarnya bukan hanya untuk masyarakat muslim saja,” kata Samsudin.

Samsudin menambahkan, adanya temuan ini juga bisa diakibatkan adanya faktor kelalaian bukan kesengajaan atau ketidak pahaman penyembelihnya. Pasalnya dengan banyaknya jumlah ayam yang disembelih, membuat sejumlah penyembelihan ayam jadi tidak sempurna.


“Atau mungkin karena banyaknya ayam, penyembelihnya lelah sehingga ada yang tidak sempurna,” ujarnya.

Sementara pedagang yang bersangkutan, mengatakan jika dirinya menjual potong yang dipasok dari salah satu rumah potong ayam di Lumajang. Sehingga ia tidak mengetahui persis proses penyembelihan. “Tidak motong sendiri pak, saya tinggal menjual saja,” ucapnya.

Proses penyembelihan ayam potong sendiri, kata Samsudin telah melibatkan pihak Kantor Departemen Agama Lumajang. Untuk memberikan pembinaan penyembelihan dengan benar sesuai dengan syariat islam.

“Bahkan pembinaan juga kita lakukan hingga ke tingkat petani untuk mendapatkan kualitas ayam yang bagus,” jelasnya.

Sementara saat ini, harga daging ayam potong selama bulan Ramadhan dinilai relatif stabil. Harga saat ini di pedagang berada di kisaran 28 ribu per kilogram. Sementara permintan pembeli selama bulan Ramadhan meningkat dan diprediksi hingga menjelang lebaran nanti.

Salah satu pedagang, Syaiful mengatakan, sehari dirinya mampu menjual 60 ekor ayam potong. Jumlah ini lebih banyak dari bisanya yang hanya sekitar 40 ekor saja. “Lebih banyak dari hari biasanya,” ucap Syaiful. (cw)

Baca:
  1. Pemkab Lumajang Kekurangan 5 Ribu Pegawai 

  2. 3 Remaja Tewas Dalam émbong 

  3. Mudik Ceria Tanpa Kendala dengan Aplikasi BebasBayar 

  4. Petik Rupiah dari Blogger Tanpa Iklan dan Jualan

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top