Ad

Memo Timur Lumajang
13 June 2016

DKP Gaet BPBD Himbau Nelayan Tidak Melaut

Posted by on 13 June 2016

Lumajang, Memo Timur_Dalam sepekan ini, ombak besar yang ketinggiannya mencapai 4 meter lebih disertai angin kencang terjadi di laut selatan Lumajang. Untuk itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, menghimbau kepada para nelayan tradisional yang tinggal di pesisir pantai dalam pekan ini untuk tidak melaut.
Agus Widarto


"Kami sudah mengimbau kepada para nelayan tradisional di wilayah pantai selatan, dalam pekan ini sebaiknya tidak berangkat ke laut. mengingat ketinggian gelombang mencapai empat meter disertai badai. Jika mereka nekat melaut, dikhawatirkan disapu gelombang besar tersebut," kata Kabid Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada kantor DKP Kabupaten Lumajang, Agus Widarto, Kepada Memo Timur, Sabtu (11/6).

Menurutnya,, larangan itu dilakukan kerena sebagian besar nelayan tradisional di wilayah selatan Lumajang masih menggunakan kapal dengan motor tempel. Jika nelayan tetap melaut di saat gelombang tinggi, dikhawatirkan kapal mereka akan karam dihantam ombak besar.

Sebab ketinggian gelombang perairan laut selatan Lumajang, saat ini, mencapai di atas empat meter disertai badai. Sehingga, kalau mereka melaut dikhawatirkan keselamatan mereka tidak terjamin. "Jadi, dari pada perahu mereka karam di tengah laut diterjang gelombang besar, sebaiknya sementara ini berhenti melaut dan jika gelombang sudah normal baru kembali mencari ikan," ujarnya.

Bobol Kantor MI, 2 Pemuda Diringkus Polisi

Saat ini kata Agus, pihaknya selalu bekerjasama dengan BPBD dalam menanggulangi setiap kejadian atau musibah bencana yang terjadi di wilayah pantai selatan. Salah satunya adalah, melakukan perbaikan jalan yang ada di watu godek karena terkena abrasi air laut dengan cara memasang geronjong batu.

Namun sayang, meski sudah dilakukan pemasangan geronjong batu tetapi tidak bisa bertahan lama, akhirnya jalan kembali hancur dan tidak bisa dilalui. Dengan terpaksa, jalur Pasirian Tempursari untuk sementara ditutup total. “Namun kami dengan beberapa pihak terkait akan membuka jalan baru di atas tebing watu godek,” jelasnya.

Untuk sementara ini, lanjut Agus, pihaknya dibantu oleh BPBD dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan di wilayah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang kondisinya porak poranda setelah dihantam ombak besar. “Yang akan kami lakukan adalah, perbaikan sarana dan prosarana yang rusak serta penanaman kembali pohon cemara laut yang tumbang setelah dihempas ombak air laut yang lumayan besar,” pungasnya. (tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top