Ad

Memo Timur Lumajang
13 June 2016

Kabur 3 Bulan, Pengeroyokan Ditangkap

Posted by on 13 June 2016

Lumajang, Memo Timur_Setelah kabur selama 3 bulan, Imam Hanafi alias Dugel (31), warga Gang Pesantren, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Kota Lumajang dan Joko Supriono (30), asal Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko akhirnya ditangkap anggota Satreskrim Polres Lumajang.
AKP Tinton Yudha Riambodo


Keduanya ditangkap, lantaran telah melakukan aksi penganiayaan terhadap 2 korban bernama Hardianto (25), dan Beny (21), pada 3 bulan lalu, tepatnya pada tanggtal 15 Maret 2016 di depan Masjid Al-khautsar, di jalan Musi arah ke Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono.

Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan kaos dan celana serta celana panjang warna hitam yang dipakai saat kejadian serta sepeda motor Yamaha Mio putih Nopol N6313 XZ. Guna proses penyidikan, keduanya lalu digelandang ke Mapolres Lumajang.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (10/6), malam, sekitar pukul 20.00 WIB di rumah salah satu tersangka bernama Dugel di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko. Modusnya, saat itu tersangka bernama Dugel menganiaya korban dengan cara membacokan senjata tajam ke arah korban sebanyak 3 kali.

Motor Dibakar, Maling Jeruk Dihajar Warga

Akibat bacokan itu, korban mengalami beberapa luka pada anggota tubuh lalu menjerit kesakitan sambil minta tolong kepada warga. Mengetahui warga berdatangan, kedua pelaku lalu kabur ke arah barat. Setelah sampai di simpang empat jalan Veteran, tersangka Dugel menumpang kendaraan truk bermuatan pasir ke arah Surabaya sambil membawa kedua sajam.

Usai kejadian itu, polisi sempat kehilangan jejak karena kedua tersangka sempat menghilang. Dan baru tanggal 9 Juni kemarin, polisi mendapat kabar jika kedua pelaku penganiayaan sudah pulang dari pelariannya, sekarang berada di rumahnya di Desa Labruk Kidul, Desa Sumbersuko.

Atas informasi itulah, anggota Satreskrim Polres Lumajang lalu melakukan penangkapan di rumah para tersangka. Dalam penangkapan, petugas tidak perlu melakukan kekerasan karena keduanya pasrah dan mengakui semua perbuatanya. Selanjutnya, kedua tersangka digelandang ke Mapolres guna proses lanjut.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Tinton Yudha Riambodo ketika dikonfirmasi tentang penangkapan tersebut membenarkan. Untuk sementara, keduanya masih dijebloskan ke dalam sel tahanan sambil menunggu proses lanjut. “Untuk saat ini, keduanya masih kami amankan bersama barang buktinya,” tegas AKP Tinton. (tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top