Ad

Memo Timur Lumajang
30 June 2016

Mantan Anggota DPRD Lumajang Ditahan

Posted by on 30 June 2016

MemoTimur - Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Noto ditahan di Lembaga Pemasyarakat Kelas II B Lumajang. Anggota dewan periode 2009-2014 itu ditahan lantaran terjerat kasus tambang pasir ilegal.
http://www.memolumajang.com


Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik, Drs. Martono saat dihubungi Memo Timur mengatakan, Noto ditahan bersama dengan 3 orang lainnya yakni Rudi, Abdul Hadi, dan Mustofa. Mereka ditahan sejak 20 Juni 2016.

Sebelumnya keempatnya mendekam di tahanan Polda Jatim, dan ditahan dengan waktu yang berbeda. Noto dan Abdul Hadi ditahan pada 31 Maret 2016, sedangkan Mustofa dan Rudi pada 11 April 2016.

“Ada 4 orang, yakni Noto, Rudi, Abdul Hadi, Mustofa, sebelumnya ditahan di Polda Jatim. Seminggu lalu baru dipindah di sini,” ujar Martono, Rabu (29/6).


Martono menjelaskan, keempatnya didakwa pasal 158 undang-undang no.4 tahun 2009 tentang Pertambaangan Mineral dan batu Bara. Kasus tersebut ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang.

“Status masih terperiksa, masih dalam penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Lumajang,” terang Martono.

Namun untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) tambang ilegal yang dimaksud, Martono tidak bisa menyebutkan lokasinya secara detail. Sementara pihak Kejaksaan Negeri Lumajang masih tidak bisa dimintai keterangan soal ini.

Keempatnya, kata Martono akan mendekam di tahanan hingga 9 Juli 2016, namun jika sampai saat itu proses pemeriksaan belum usai, kemungkinan akan diperpanjang. “Sampai tanggal 9 Juli, tapi masih bisa diperpanjang,” pungkasnya.

Memo Timur yang mendatangi Kantor Kejari dan menanyakan informasi di Seksi Intelijen, mengatakan jika tidak menahu soal ini dan belum ada informasi yang masuk. Sementara Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Kurniawan Agung Prabowo masih berada di luar kantor saat dihubungi. Lalu Memo Timur diarahkan ke Kasi Pidana Umum (Pidum) yang kemungkinan menangani kasus tersebut.

“Untuk Noto, mantan DPRD yang ditahan, kita masih belum tahu, Belum ada laporan. Coba tanya langsung ke Kasi Pidum,” jelas salah satu staf di Kasi Intel.


Sementara Memo Timur yang hendak menemui Kasi Pidum, Naimullah terhalangi oleh stafnya, yang mengatakan jika pimpinan tidak bisa ditemui. Dan menyuruh Memo Timur ke sana lagi keesokannya. “Tidak bisa ditemui, katanya hari kamis saja ke sini,” ucap salah satu staf. (cw)

Baca:
  1. Congkel Jendela, Edi Perkosa Gadis Bawah Umur 

  2. Efektif, Hilangkan Kerak pada Gigi Secara Tradisional 

  3. Dinas Peternakan Temukan Penyembelihan Ayam Potong Tidak   

  4. Serbuk Cangkang Telur, Basmi Hama Tanaman

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top