Pencari Kayu Temukan Mayat Ngambang di SungaiMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
23 Juni 2016

Pencari Kayu Temukan Mayat Ngambang di Sungai

Posted by on 23 Juni 2016

MemoTimur - Warga Dusun Duren, Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian siang kemarin mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warga menemukan jasad seorang laki-laki dengan kondisi membusuk dan posisi telentang pada aliran sungai kalipancing. Setelah diselidiki, ternyata jasad tersebut adalah Jamali (65), seorang kakek asal Dusun Kebonan, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. Selanjutnya, jasad tersebut langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.


Rabu (22/6), siang, sekitar pukul 12.00 WIB. di aliran Sungai Kalipancing, Dusun Duren, Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian yang ditemukan petama kali oleh Khamid (55), bersama Ismail (35), keduanya warga Dusun Kebonan, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian yang sedang mencari kayu.

Menurut mereka, awalnya ia tidak menduga jika jasad yang mengapung itu adalah Jamali, salah satu tetangganya yang menghilang dari rumahnya sekitar 1 Minggu. “Kemarin seluruh keluarganya bingung mencari keberadaan korban itu Pak. Sebab saat pergi dari rumah, korban tidak berpamitan,” ujarnya.

Tanpa sengaja, dirinya itu mencari kayu di sekitar lokasi korban ditemukan. Dari atas, bau korban tidak begitu menyengat, karena tubuhnya berada di dalam air. Namun ketika kami dekati, baunya semakin menyengat dan mereka mencoba mendekati untuk mencari tau apakah itu seorang jasad manusia atau bukan.

“Setelah tau itu adalah jasad manusia, kami langsung ke atas dan memberitahukan penemuan itu kepada warga,” aku Ismail. Mendegar ada penemuan jasad di dasar sungai, wargapun berbondong-bondong mendatangi lokasi penemuan itu. Bahkan, salah satu warga kemudian melaporkannya kepada petugas Polsek Pasirian.


Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Pasirian tiba di lokasi dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di saat petugas sibuk melakukan olah TKP, sekelompok warga datang ke lokasi dan mengaku sebagai saudara dan anak dari jasad yang ditemukan itu. “Ini kakek saya yang hilang selama satu minggu Pak,” ujar dari salah satu mereka.
Pengakuan itu, juga didasari oleh kesaksian para tetangga korban yang kebetulan ikut datang melihat jasad tersebut. Bahkan, sekelompok orang yang mengaku saudaranya itu menolak petugas yang akan membawa jasad itu ke Rumah Sakit untuk divisum. Mereka meminta, agar jasad kakek itu segera dikirim ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Kapolsek Pasirian, Iptu Joko Wintoro ketika dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan tentang penemuan mayat mengambang di sungai kalipancing. Namun atas permintaan seluruh pihak keluarga, jasad kakek itu akhirnya dibawa pulang untuk segera dimakamkan.

”Tadi pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan yang ditanda tangani oleh pihak keluarga serta diperkuat tanda tangan dari Kades setempat,” jelasnya. (tri)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top