Pendaki Asal Swiss Belum Ditemukan, Rencana Pencarian Gunakan HelicopterMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
13 Juni 2016

Pendaki Asal Swiss Belum Ditemukan, Rencana Pencarian Gunakan Helicopter

Posted by on 13 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Kedutaan Besar Swiss mengirimkan perwakilannya ke Posko Tim SAR di Ranupani. Christhoper, sebagai perwakilan Konsulat kehormatan Swiss akan berkoordinasi dan melihat langsung perkembangan upaya pencarian, Lionel Du Creaux pendaki asal Swiss yang hilang di Semeru.
Hendro Wahyono


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak Konsulat merespon positif dan mendukung dengan rencana pencarian melalui udara menggunakan helikopter. Namun rencana tersebut masih belum terealisaikan dan menunggu keputusan TNBTS.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono mengatakan, rencana pencarian melalui udara menggunakan helikopter itu menjadi kewenangan TNBTS sebagai pemangku kawasan. Namun, melihat kondisi medan yang tidak memungkinkan dan membahayakan, ia menyebutkan, pencarian jalur udara tampaknya tidak bisa dilakukan di kawasan Gunung Semeru.

Jalur Pantai Watugodeg Resmi Ditutup

"Kemungkinan turbulensi itu sangat besar terjadi. Tampaknya pencarian dengan helikopter tidak mungkin dilakukan," ujar Hendro.

Hal yang sama juga disampaikan John Kennedy Kepala Balai Besar TNBTS, Ia menilai medan di Gunung Semeru sangat berat, sehingga awak helikopter juga akan kesulitan. Dengan mengedapankan keselamatan, pihaknya kemungkinan besar tidak mengizinkan.


"Medannya sangat berat dan tidak mungkin dilakukan. Untuk faktor keselamatan dan keamanan, tentu kita tidak bisa mengizinkannya."

Informasi terakhir, upaya pencarian, masih difokuskan ke arah Blank 75 mengarah ke jalur air terjun Gunung Boto dan Tawonsongo. Ini dikarenakan jejak pendaki dan beberapa tanda sudah ditemukan di sana.

"Jejak-jejak pendaki ditemukan mengarah ke sana. Sampai siang ini, lima tim SAR gabungan terus menelusuri cerug-cerug dan punggungan gunung yang dimungkinkan menjadi lokasi keberadaan Lionel Du Creaux," kata Hendro.

Hendro menambahkan, Tim SAR gabungan masih mengalami kesulitan untuk menemukan Lionel, meskipun sudah ada tanda-tanda yang didapat. Pasalnya hingga hari keempat ini pendaki masih belum ditemukan.

“Meski sudah ada tanda-tadna yang jelas, jejak kaki dan patahan ranting, tapi masih kesulitan untuk menemukannya,” pungkas Hendro. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top