Persaingan Bisnis Tak Sehat, TV Kabel Bodong MerebakMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
4 Juni 2016

Persaingan Bisnis Tak Sehat, TV Kabel Bodong Merebak

Posted by on 4 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Ketua Komisi A DPRD Lumajang, Nur Hidayati menyampaikan, ada indikasi persaingan bisnis tidak sehat antar pengusaha TV kabel di Lumajang. Pasalnya ditemukan ratusan saluran TV kabel dari sejumlah pengusaha yang belum mengantongi izin.
Nur Hidayati


Ia menjelaskan, hanya Lumajang Vision sebagai satu-satunya usaha TV kabel yang mengantongi izin lengkap. Sementara lainnya dinyatakan ilegal namun masih terus beroperasi. “Hanya Lumajang Vision, lainnya belum berizin,” ujar Nur Hidayati pada Memo Timur, Jum’at (3/5).

Sebelumnya, pihak Lumajang Vision telah mengadukan temuan saluran TV kabel tak berizin kepada dewan. Kemudian dilakukan pertemuan tertutup untuk membahas persoalan ini di Kantor DPRD Lumajang, Kamis (2/5). Pertemuan itu dihadiri Komisi A, Satpol PP, dan Kantor Pelayanan Terpadu serta pihak Lumajang Vision selaku pengadu.

Polisi Ungkap Pembunuhan Nogosari, 6 Pelaku Diringkus

Nur Hidayati mengatakan, dari pertemuan tersebut disampaikan temuan jika ada ratusan saluran TV kabel yang terpasang di sejumlah titik dari pengusaha yang tak mengantongi izin. Namun untuk akurasi datanya masih belum bisa dipastikan jumlahnya dan dimana saja.

Akurasi datanya masih belum jelas, akan dilakukan sidak dulu untuk mengetahuinya,” ujar Nur Hidayati.

Nur Hidayati berharap para pengusaha TV kabel yang masih berlum berizin untuk segera mengurus izinnya. Ia juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan arahan dan saran agar bisa mengurus izin resmi.

Kita sarankan, entah bergabung dengan yang punya izin, atau membuat izin sendiri terserah. Yang penting punya legalitas,” pungkasnya.


Sementara Kepala Satpol PP Lumajang, Basuni mengatakan, jika pihaknya sudah menyurati para pengusaha TV kabel yang masih belum mengantongi izin. Pihaknya tak segan-segan akan melakukan operasi gabungan bersama kepolisian untuk melakukan penertiban jika peringatan tidak diindahkan.

Kalau tetap tidak mau, akan kita tidak. Lakukan operasi gabungan dengan kepolisisan,” ujarnya.

Namun ia juga memberikan saran, agar para pengusaha TV kabel yang belum memiliki izin bisa bergabung dengan perusahaan yang sudah mengantongi izin. Atau kalau tidak bisa mengurus sendiri hingga izin dari kementerian.

Kita sampaikan, agar yang tak punya izin mengus izin dari kementerian,” pungkasnya. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top