Ramadhan, Atur Pola Makan dengan BenarMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
11 Juni 2016

Ramadhan, Atur Pola Makan dengan Benar

Posted by on 11 Juni 2016

Lumajang, Memot Timur_Menjalankan ibadah puasa bukan halangan untuk melakukan aktifitas seperti biasanya. Asalkan kita sudah memberikan asupan yang cukup ke dalam tubuh disertai pola makan yang benar. Sehingga tubuh bisa bekerja dengan normal.
triworo Setyowati


Menurut dr. Triworo Setyowati, kondisi tubuh orang puasa sebenarnya tidak terlalu berubah dibanding biasanya. Asalkan, mampu mengubah pola makan serta memperhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh.

"Ketika puasa atau tidak, sama saja, hanya jadwal makan dan minumnya saja yang berubah," kata Kepala Dinas Kesehatan itu pada Memo Timur.

Ia menganjurkan, saat berbuka puasa hingga sahur harus pemberbanyak minum air putih. Sehingga kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi selama berpuasa.

"Di saat siang, kebutuhan cairan banyak. Jadi saat berbuka hingga sahur harus mencukupi kebutuhan air," ujarnya.


Triworo menambahkan, makan 2 kali saat berbuka dan sahur sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi asupan tubuh. Ditambah dengan istirahat yang cukup pula, maka tubuh bisa normal selama berpuasa.

"Makan dua kali sudah cukup dan ditambah dengan istarahat cukup, minimal tidur 6 jam," tuturnya.

Untuk menu makan saat sahur, Triwowo menghimbau agar tidak makan dan minum sesuatu yang dapat merangsang asam lambung bekerja lebih berat. Seperti makan makanan yang pedas.

"Kurangi makanan yang merangsang asam lambung. Sehingga asam lambung tidak dipacu untuk bekerja lebih keras. Agar perut tidak nyeri. " ulasnya.


Saat sahur, dianjurkan makan makanan yang bisa bertahan lama dalam pencernaan. Diantarnya makanan yang mengandung karbohidrat. Namun asupan protein dan mineral juga harus terpenuhi.

"Karbohidrat, protein, dan mineral harus terpenuhi," ungkapnya.

Sedangkan saat berbuka, dianjurkan makan makanan yang banyak mengandung kalium atau yang manis-manis. Ditambah banyak minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang.

"Saat buka perbanyak makan kalium, seperti pisang," katanya.

Ketika aktifitas di siang hari, Triworo menghimbau agar mengurangi aktifitas yang mengeluarkan energi banyak. Seperti yang terbiasa berolahraga, agar memindah jam olahraga di sore hari menjelang berbuka puasa.

"Kalau berolahraga, lebih baik menjelang berbuka puasa saja," ungkapnya. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top