Ramadhan Pacaran, Bocah SD Kena Push UpMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
8 Juni 2016

Ramadhan Pacaran, Bocah SD Kena Push Up

Posted by on 8 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Lumajang tangkap dua pasangan belia yang sedang asyik bermesraan di Taman Alun-Alun Lumajang, Selasa (7/5) siang. Mirisnya, diketahui mereka adalah pelajar yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.


Sebagai hukuman, mereka kemudian digiring ke tempat yang lebih terbuka dan diminta berbaris. Selanjutnya mereka diberi peringatan agar tidak mengulangi ulahnya, terlebih saat ini memasuki bulan ramadan.

Adu Mulut, Warga Tewas Dibacoki Geng Motor

Kalian ini masih kecil, sudah beraninya pacaran, mau jadi apa kalian!” bentak Rizky Yulian Nizar, anggota Satpol PP.

Tak hanya itu, sebagai efek jerah, kedua laki-laki dihukum push-up berkali-kali agar benar-benar kapok. Usai menerima peringatan dan hukuman, mereka pun diminta pulang ke masing-masing rumah. “Ingat jangan diulangi lagi,” kata Rizky usai memerintah mereka pulang.

Kejadian ini bermula ketika ada warga masyarakat yang berada tak jauh dari mereka, melihat mereka sedang bermesraan kelewat batas. Terlihat mereka melakukan adegan layaknya orang dewasa saja hingga berpelukan di balik tanaman. Padahal mereka tahu jika ulahnya dilihat banyak orang.


Secara kebetulan, tak lama berselang ada anggota Satpol PP yang sedang bertugas berpatroli datang. Mendapat laporan tersebut, kemudian Rizky langsung bertindak dan menagkap basah mereka.

Sebelum ditangkap, terlihat mereka kebingungan dan hendak bubar melarikan diri. Namun karena tindakan cepat dilakukan, akhirnya mereka tidak bisa lari dan harus mengikuti perintah anggota Satpol PP.

Melihat aksi mereka, Rizky mengaku miris karena kelakukan mereka juga melampaui batas. Telebih saat ini memasuki bulan ramadhan seharusnya anak-anak juga belajar menjaga diri. “Dengan peringatan dan hukuman push-up tadi semoga mereka sudah jerah dan tak akan mengulani,” ujarnya pada wartawan. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top