Terobos Arus Deras, Truk Pasir TerseretMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
28 Juni 2016

Terobos Arus Deras, Truk Pasir Terseret

Posted by on 28 Juni 2016

MemoTimur - Tergolong nekat apa yang dilakukan Dedi (32), pengemudi truk pasir asal Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Untuk mendapatkan pasir dengan harga murah, ia malah nekat menyebrang sungai. Tak pelak, truk yang dikemudikannya terseret arus dan baru bisa dievakuasi setelah 2 jam kemudian.
www.memolumajang.com


Senin (27/6), pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. di sepanjang aliran sungai Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Seperti biasa, pagi itu ia pergi ke sungai bermaksud mengambil pasir untuk memenuhi pesanan yang sudah diterimanya.

Untuk mendapatkan pasir dengan harga yang lebih murah, terpaksa ia harus menyebrang mendatangi para penambang yang ada di tengah sungai. Karena kondisi sungai membesar, beberapa temannya menasehati agar ia jangan menyebrang dulu sebelum air sungai menyusut.
Namun sayang, nasehat teman-temannya itu tidak digubris, malah ia nekat menyebrangkan kendaraanya untuk menuju tumpukan pasir yang ada di tengah sungai. Hanya beberapa meter saja dari bibir sungai, truk yang dikemudikannya tidak bisa jalan malah oleng karena terseret arus sungai yang membesar.

“Saat itu teman-temannya sudah melarang tapi tidak digubris,” ujar Iwan salah satu teman korban. Beruntung, badan truk berhenti setelah bak belakang terganjal batu besar yang ada di tengah sungai itu. Melihat peristiwa itu, teman-teman korban tidak berdaya dan hanya menyuruh korban untuk turun dari atas kemudi truknya.


Beberapa cara sudah dilakukan, termasuk dengan memberikan tali lalu mengikat pada batang pohon kelapa. Namun karena kondisi air yang membesar, pertolongan yang diberikan teman-temannya itu sia-sia saja. Setelah menungu sekitar 2 jam, air sungai mulai mengecil lalu teman-teman korban berusaha membantunya dengan cara menarik menggunakan tali yang diikat pada dum truk.

Alhasil setelah diderek menggunakan dum truk, kendaraan yang terseret arus itu bisa tertolong. Tetapi sayang, meski sudah diangkat dari sungai, kondisi mesin truk naas itu tidak bisa dihidupkan. Dengan terpaksa, pengemudi truk itu akhirnya memanggil tukang bengkel untuk memperbaiki mesin truk yang mogok itu. ”Mungkin mesinnya mogok karena kemasukan air Mas,” jelasnya. (tri)

Baca:
  1. Rampok Berpistol, Satroni Rumah Dokter Handayani 
  2. Cara Hapus Postingan dari Internet dengan Sempurna 
  3. Pemkab Lumajang Kekurangan 5 Ribu Pegawai 
  4. Pencari Kayu Temukan Mayat Ngambang di Sungai

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top