Terus Kembangkan Produk Olahan Susu Kambing Etawa SenduroMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
1 Juni 2016

Terus Kembangkan Produk Olahan Susu Kambing Etawa Senduro

Posted by on 1 Juni 2016

Lumajang, Memo Timur_Produk olahan dari susu kambing etawa senduro terus dikembangkan. Kerena selain diminum langsung, susu segar yang dihasilkan bisa diolah dan menjadi produk-produk unggulan dan kini sudah diperjual belikan hinga ke luar daerah. Contoh poduk olahan yang dihasilkan, seperti es cream, sabun, dan masker.
As'at Malik


Syaiful, anggota kelompok tani ternak kambing etawa di Desa Burno Kecamatan Senduro adalah salah satu pengembang produk olahan dari susu kambing etawa. Ia bersama 4 orang membentuk Usaha kecil menengah (UKM) dan menghasilkan sejumlah produk olahan kualitas unggul dan telah dipasarkan hingga ke luar daerah.

Pelaku Akui Pernah Beraksi di Kencong

Ia menjelaskan, telah ada 8 produk olahan yang sudah berhasil dibuat dan terus dikembangkan. Diantaranya Milkshake, Yogurt Drink, Kefir Plain, Es Yogurt Lilin, Sabun Susu Kambing, Masker Kefir, Keju Sapi, dan Keju Yogurt.

Untuk produk olahan masker dan sabun sudah kita kirim sampai ke Bali, Tangerang, Bogor, dan sejumlah daerah lainnya,” ucap Syaiful pada wartawan di lokasi pameran peternakan dalam serangkain acara Tilik Desa Burno Kecamatan Senduro, Selasa (31/5).

Syaiful menjelaskan, tiap harinya ia menghabiskan 30-40 liter susu kambing etawa untuk diolah. Usahanya telah berkembang dan menjalin kerjasama dengan pihak luar daerah untuk melakukan pengiriman secara rutin. “Tinggal pesan lewat telpon, lalu kita kirim,” sambungnya.

Dalam pengembangannya, Syaiful menyampaikan, masih ada kendala dari kualitas susu segar yang dihasilkan kambing etawa. Pasalnya tak selamanya susu yang dihasilkan kualitas paling bagus. Hal ini dipengaruhi oleh pakan yang diberikan pada kambing.

Kadang kambing mendapat pakan yang kurang bagus, sehingga susu yang dihasilkan juga tidak bagus. Termasuk perawatan terhadap kambing harus bagus,” eluhnya.


Kepala Dinas Peternakan, Gatot Subyianto ditemui di lokasi yang sama, mengatakan jika pihaknya terus mendampingi kelompok tani dalam pengembangan produk olahan susu kambing etawa. Karena selain meningkatkan produktivitas, produk olahan harus dibuat untuk menambah daya manfaat serta daya ekonomis.

Saat ini ada sekitar 15 UKM produk olahan susu kambing etawa yang ada di Senduro,” ujar Gatot.

Selain produk olahan, susu segar juga sudah banyak dijual ke luar daerah. Gatot menceritakan, susu segar banyak dijual ke Surabaya, Malang, dan Jember. “Mereka rata-rata menjual kepada tengkulak,” ucapnya.

Saat ini secara keseluruhan ada 95 ribu lebih kambing etawa di Lumajang. Sedangkan 20 ribu lebih diantaranya berada di Keamatan Senduro dan pasrujambe. “Yang paling dominan berada di Sebduro dan Pasrujambe,” ungkapnya.

Ia berharap, produk olahan terus dikembangkan dan semakin meningkat kualitasnya. Selain itu pakan yang diberikan pada kambing juga harus diperhatikan kualitasnya sehingga susu yang dihasilkan juga berkualitas.

Kelompok tani dan UKM akan terus kita dampingi dan kita beri arahan agar semakin baik kualitasnya,” pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati, dr. Buntaran yang datang ke lokasi, bersama Sekretaris Daerah, Drs. Masudi mencicipi langsung es cream olahan yang telah dibuat. Menurut Buntaran, rasanya sudah pas, serta bau kambing berhasil dihilangkan. “Rasanya sudah pas,” ucapnya.

Ke depan ia berharap produk olahan ini terus dikembangkan dan bisa masuk di pasar yang lebih luas. Ditambah Kambing Etawa Senduro merupakan jenis kambing asli dari Lumajang dan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia. “Namanya aja Kambing Etawa Senduro, asli dari Senduro - Lumajang,” ungkapnya. (cw)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top