Ad

Memo Timur Lumajang
11 June 2016

Tetangga Bacok Tetangga

Posted by on 11 June 2016

Lumajang, Memo Timur_Hendrik (28), warga Dusun Ngebruk, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh, dibacok menggunakan celurit oleh Surianto (41), bersama Imam Sahroni bin Nimun (23), keduanya tak lain tetangga korban sendiri.


Akibat sabetan celurit pelaku, korban mengalami luka bacok pada bagian lengan sebelah kiri, telapak tangan sebelah kanan serta kepala bagian atas. Beruntung, aksi brutal kedua pelaku diketahui warga, kemudian dilerai. Kedua pelaku kabur, sedang korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

“Apa permasalahannya hingga kedua pelaku nekat menganiaya korban, masih dalam penyelidikan,” kata Ipda H. Gatot Budi Hartono, Kasubag Humas Polres Lumajang, saat dikonfirmasi Memo Timur, Jum’at (10/6).

Menurutnya, berkat kecepatan dalam penanganan perkara, satu pelaku bernama Imam Sahroni bin Nimun, berhasil diringkus oleh jajaran unit Reskrim Polsek Tempeh. Satu pelaku lagi, berhasil meloloskan diri dari kepungan petugas. “Saat ini masih dalam pengejaran, dipastikan pelaku bernama Surianto segera tertangkap Mas,” ujarnya.

Keterangan yang diperoleh dari sejumlah saksi, aksi penganiayaan bermula, ketika korban sedang duduk sendirian di lokasi kejadian. Beberapa saat kemudian, dua pelaku menghampiri korban, dimana salah satu pelaku membawa celurit.

Adu Mulut, Warga Tewas Dibacoki Geng Motor

Entah bagaimana awalnya, tiba-tiba salah satu pelaku langsung menyerang korban dengan celuritnya. Korban sempat melakukan perlawanan, karena tak seimbang korban dedel duel. Untung saja, ada warga yang melihat kejadian itu kemudian dilerainya. “Jika tidak, mungkin nasib korban akan lebih parah,” jelasnya.

Setelah menerima laporan atas kejadian itu, jajaran unit Reskrim Polsek Tempeh, bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Setiba di sana, petugas dibantu warga langsung mengevakuasi korban menuju ke Puskesmas terdekat.

Karena lukanya tergolong parah, usai mendapat perawatan sementara, korban langsung dirujuk ke RSUD dr Haryoto Lumajang. “Kondisi korban sudah mulai membaik. Pelaku Imam Sahroni bin Nimun, ditangkap petugas 1 jam setelah kejadian. Surianto masih buron Mas,” terangnya.

Guna mengungkap apa motif dibalik penganiayaan yang dilakukan kedua pelaku terhadap korban, jajaran unit Reskrim Polsek Tempeh, hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan, mengumpulkan data dan memeriksa sejumlah saksi.

“Yang jelas, tersangka ini terancam dijerat pasal 170 sub 351 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 Tahun penjara,” tegas Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot BH (cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top