Ad

Memo Timur Lumajang
27 July 2016

Ada Upaya Damai Sengketa Lahan SMPN 1 Sukodono

Posted by on 27 July 2016

Memo Timur - Kasus sengekta lahan milik SMPN 1 Sukodono yang melibatkan Pemkab Lumajang dengan pihak penggugat masih belum berakhir. Namun informasi terakhir, kasus tersebut akan berhenti karena ada upaya damai dari pihak penggugat.
http://www.memolumajang.com


Kepala Bagian Hukum Pemkab Lumajang, Ahmad Taufik Hidayat saat dikonfirmasi mengatakan, upaya damai memang kemungkinan akan dilakukan. Namun saat ini masih dalam tahap penjajakan, dan belum ada koordinasi lebih lanjut.

“Kemungkinan akan damai, namun masih belum ada koordinasi lagi,” ujarnya pada sejumlah wartawan saat ditemui di Pemkab Lumajang, Selasa (26/7). Usai Ninis, Ada 1 Pejabat Bakal Ditetapkan Tersangka oleh Kejati

Taufik menjelaskan, pihak penggugat yang mengajukan upaya damai pada Pemkab dan meminta menyelesaikan masalah ini secara musyawarah mufakat. Untuk mekanisme damai selanjutnya, Taufik mengatakan masih akan dibicarakan secara internal oleh Pemkab.

“Pihak penggugat mengajukan damai, kalau bisa diselesaikan dengan cara damai, mekanismenya masih kita rembuk,” jelasnya. Bupati Lepas 11 Atlet Kontingen Jatim

Sebelumnya perwakilan DPRD Lumajang bersama Pemkab melakukan pengukuran di lahan sengketa. Pengukuran yang dimakasud, kata Taufik untuk memastikan hitungannya sama dengan yang diajukan oleh penggugat.

“Pengukuran dilakukan juga untuk seandainya harus memilih, apa dikembalikan atau membayar, untung mana,” tegasnya. Teler Berduaan, Pacar Dijerat Kain Hingga Tewas

Taufik mengatakan, pihak penggugat sendiri telah mempermaslahakan tanah seluas 3000 meter persegi. Jika diuangkan bisa hingga 6 milyar, dengan asumsi per meter persegi dihargai 2 juta. “Jangan sampai kita rugi,” pungkasnya.

Pada waktu lalu, di sidang terakhir di Pengadilan Negeri Lumajang, Pemkab kalah dari penggugat. Akhirnya mengharuskan Pemkab Lumajang membayar Rp. 6,537 Milyar kepada Ny. Hj. Sa’idah Fatah selaku penggugat. Ngerumput, Rahmad Pulang Tanpa Kepala

Walaupun SMPN 1 Sukodono Lumajang telah memiliki sertifikat atas tanah itu, namun dalam putusan PN Lumajang kalah. Namun usai diputus kalah, Pemkab memilih melakukan banding di tingkat Pengadilan Tinggi. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top