Ad

Memo Timur Lumajang
18 July 2016

Buron 6 Bulan, Komplotan Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Posted by on 18 July 2016

Memo Timur - Butuh waktu sekira 6 bulan, jajaran Satuan Reskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap 7 pelaku aksi pembunhan berencana. Mereka adalah, Rosep (20), asal Dusun Sukorame, Desa Sukosari, Kecamatan Kunir. Ahmad Abdul Kodir Zaelani (21), asal Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir. Mus Mulyadi (24), asal Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun.
http://www.memolumajang.com


Samsul Hadi (47), Asal Dusun Tulusmulyo, Desa Karangrejo Kecamatan Yosowilangun. Rudiyanto (30), asal Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh. M J (45), asal Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir. Rudy Hartono (30), asal Desa Jatirejo, Kecamata Kunir. Sedangkan 1 pelaku berinisial MAD masih kabur, namun alamat sudah dikantongi petugas.

Adapun barang-bukti (BB) yang berhasil disita dari para pelaku adalah, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik Rudiyanto. 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna silver milik Mulyono, 1 unit sepeda motor Honda Astrea Grand warna hitam milik Zaelani. 3 potong tali raffia warna biru dan kuning, sepasang sandal milik korban, sehelai kain jarik milik korban, sampel darah korban dan 5 buah sajam jenis celurit. Diduga Mesum, Warga Amankan 2 Pasang Muda Mudi

Penangkapan itu dilakukan pada Jumat (15/7), pada waktu dan tempat yang berbeda-beda. Adapun dalam penangkapan itu, satu orang yang sempat ditangkap berinisial MJ asal Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir terpaksa dilepas karena tidak terbukti terlibat dalam aksi pembunuhan berencana itu.

Aksi pembunuhan itu dilakukan kepada korban bernama Sana alias Mulasim (45), perempuan asal Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung yang dilakukan pada Senin (4/1), 2016 sekira pukul 00.15 WIB. Adapun eksekutornya adalah 5 orang yaitu, Rosep, Zaelani, Rudiyanto, Rudi Hartono dan MAD. Sedangkan Samsul Hadi adalah ayah kandung dari Mus Mulyadi selaku perencana sekaligus penyandang dana.Mudik Ceria Tanpa Kendala dengan Aplikasi BebasBayar.

Sebelum beraksi, para pelaku memang sengaja merencanakan aksi pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang lain. Pada hari dan tanggal lupa, bulan Januari 2016, sekitar pukul 21.00 WIB. Para pelaku berkumpul di rumah Samsul Hadi (otak pembunuhan–red) untuk merencanakan aksi pembunuhan dan berbagi tugas.

Selanjutnya pada Senin (4/1), dini hari, sekitar pukul 00.15 WIB. Kelima pelaku masing-masing Rosep. Zaelani, Rudiyanto,Rudi Hartono dan MAD menitipkan kendaraannya di rumah Samsul Hadi lalu berangkat bersama-sama menuju rumah korban dengan menenteng senjata tajam jenis celurit.

Dalam aksinya, Rosep berjaga di depan pintu rumah korban. Sedangkan Rudiyanto, Rudi Hartono, Zaelani dan MAD masuk ke dalam rumah yang kemudian memukulkan senjata tajamnya ke tubuh korban yang saat itu sedang terlelap tidur berkali-kali hingga akhirnya korban tewas seketika. ”Ketika itu, korban sedang tidur di kamar depan,” terang salah satu pelaku.Sukses di Jakarta, Ingin Kembangkan Perfilman di Lumajang.

Sementara itu, Kapolsek Tekung, AKP Sugianto mengaku belum tahu pasti apa motif dibalik aksi pembunuhan berencana tersebut. Pasalnya, kasus pembunuhan itu kini sudah diambil alih oleh Satreskrim Polres Lumajang. “Saya belum tahu apa motif sebenarnya. Sebab, kasus itu kini ditangani oleh Kasat Reskrim,” terang Kapolsek Kepada Memo Timur, Sabtu (16/7).

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Tinton Priambodho ketika dikonfirmasi melalui ponselnya belum siap memberikan keterangan apa motif dibalik aksi pembunuhan berencana itu. Menurutnya, pihaknya akan menjelaskan tentang motifnya saat dalam release yang akan digelar Senin (18/7) pagi. ”Hari Senin release sekalian saya jelaskan motifnya,” tegas Tinton. (tri)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top